Kunjungi Boyolali, AHY jajal memerah sapi dan minum susu

Kunjungi Boyolali, AHY jajal memerah sapi dan minum susu
AHY memerah sapi. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi
POLITIK | 10 April 2018 13:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti (AHY) mengubah penampilannya. Tidak seperti biasanya,k ali ini pria yang banting stir dari TNI menjadi politisi itu memakai busana Hancinco lengkap dengan ikat kepala khas Boyolali.

AHY sengaja bergaya seperti itu karena hadir di hadapan ratusan warga yang menamakan diri Kelompok tani ternak di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Itu memang bagian dari safari politiknya bertajuk 'AHY Sowan Jateng'.

Kedatangan AHY disambut meriah. Warga memertujukan kesenian Reog Sawung Wirono sembari mengiring AHY ke salah satu rumah. Di sana sudah ada ratusan warga mengenakan baju biru bertuliskan Demokrat duduk dikursi secara rapih. Ada pula sebuah panggung yang dihiasi spanduk.

AHY lantas naik ke atas panggung di dampingi duduk Ketua DPC Demokrat dan Kelompok Tani Cahaya Tani. Ia pun memperkenalkan diri dan menjelaskan kedatangannya.

"Saya dan teman-teman rombongan Jakarta dalam minggu ini melakukan kunjungan di Jateng. Tentu saya akan menggunakan kesempatan baik ini bisa berinteraksi secara langsung apa yang jadi keluhan permasalahan warga. Saya ingin melihat secara dekat kehidupan peternak sapi," AHY menjelaskan kepada ratusan warga, Selasa (10/4).

Tidak lama setelah itu, kelompok tani mengajak AHY menengok kadang sapi yang berada di dekat panggung. Di kadang berukuran 6x4 meter ada lima sapi dengan berbagai warna kakinya terikat seutas tali.

Tidak hanya melihat-lihat, AHY mencoba sendiri memerah sapi. Ia bahkan tidak merasa jijik, kedua tangannya terus saja memeras. Tetes demi tetes air susu berhasil ditampung di sebuah teko.

Di dalam kandang, AHY sempat berbicang-bicang sejenak sembari membersihkan tangannya. "Ini pertama kali saya memeras sapi," ucap AHY.

ahy memerah sapi

AHY memerah sapi ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

AHY pun mengajukan kepada seorang peternak yang mengajari memerah sapi. "Tiap hari hasilkan berapa liter susu" tanya AHY.

"Di sini total sapinya ada 5. Jadi sehari hasilkan 25 Liter susu," jawab pria tersebut.

Seusai bencengkrama dengan sapi-sapi, AHY diajak mencicipi produk susu yang telah diolah. Segelas susu diminumnya dengan hikmat. Kehangatan semakin terasa saat seorang nenek menemaninya sembari bergurau.

"Ini susu murni dari sapi Boyolali rasanya sangat nikmat dan enak sekali," ucap AHY.

Saat itu, Nenek itupun langsung celetuk yang membikin sebagian warga tertawa lepas. "Enak minum susunya di samping Mas AHY," celetuk nenek itu.

ahy memerah sapi

AHY memerah sapi ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Selepas menikmati segelas susu, AHY kembali ke atas panggung. AHY mempersilahkan warga menyampaikan keluh-kesahnya. Dipilihlah empat orang. Samsuri dari kelompok tani cahaya tani. Lalu Suroto, perwakilan Kelompok Tani Karang Anyar. Kemudian peternak dari Bogo bernama Prawoto, dan terakhir Sriwati KWT Sekarsari.

Rata-rata sebagian dari mereka meminta AHY memperjuangkan para perternak sapi. "Melihat situasi dari daerah pegunungan sangat cocok untuk peternak sapi, maka saya minta kepada pak Agus untuk kredit dan dicarikan sapi yang bibitnya bagus, sebagian untuk ternak, sebagian untuk bajak sawah," ucap Samsuri.

Tak jauh berbeda, Suroto juga meminta agar para peternak sapi diberikan bantuan kredit jangka panjang. Melihat banyaknya kelompok tani yang gulung tikar akibat kekurangan modal.

"Sekarang ini harga pakan dan susu tidak terjangkau, mohon sekali bapak AHY untuk diperjuangkan," tutur dia.

ahy memerah sapi

AHY memerah sapi ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

AHY menjawab satu persatu pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Dia mengatakan, dirinya bukanlah seorang pejabat publik. Tetapi akan mengusahakan menyalurkan aspirasi warga kepada pemangku kepentigan.

"Saya punya kepedulian dan komitmen agar bisa menyuarakan suara rakyat. Kami dari Demokrat ingin menunjukkan kepedulian dan solusi. Kami punya sejumlah rekan anggota DPR RI, maupun DPRD yang duduk di kabupaten kota," ungkap dia.

AHY menjelaskan, secara geografis Boyolali sangat strategis. Sementara, Desa Musok ini sangat cocok dengan sapi.

"Tentunya harapan warga harus segera diwujudkan," ungkap dia.

Dia menilai pemerintah harus segera mengeluarkan kebijakan bantuan kredit jangka panjang atau langsung guna menghasilkan produk yang berkualitas.

"Ini untuk menjamin semakin banyaknya produksi susu sapi dan berkualitas," tutur dia.

Seusai mendengar keluhan warga, AHY meninggalkan lokasi menuju Magelang untuk menghadiri pelantikan kader Demokrat.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)


Puji Gibran, AHY ajak masyarakat membangun jiwa kewirausahaan
Gibran beri 'lampu hijau' AHY jadi cawapres Jokowi
Bawaslu DIY kritisi spanduk dan baliho Demokrat di acara panen padi SBY
AHY dapat voucher makan gratis Markobar seumur hidup dari Gibran
Keakraban AHY dan Gibran menyantap Markobar delapan rasa
AHY safari politik ke Klaten, pengusaha mebel & konveksi soal permodalan


Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami