Loyalis Airlangga Minta Kubu Bamsoet Tak Rendahkan Pemilik Suara

Loyalis Airlangga Minta Kubu Bamsoet Tak Rendahkan Pemilik Suara
Tubagus Ace Hasan Syadzily. ©dpr.go.id
NEWS | 30 November 2019 19:50 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Loyalis Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ace Hasan Syadzily membantah tudingan Loyalis Bakal Calon Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang menyebut ada tiga menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekan DPD Golkar pilih Airlangga.

Dia pun meminta loyalis Bamsoet untuk tidak merendahkan para pemilik hak suara pemilih ketua umum.

"Saya kira enggak bener lah. Partai Golkar biasa kok menyelesaikan dalam Munas beberapa Munas kita lakukan secara mandiri independen di dalam menentukan. Jangan merendahkan para pemegang suara lah," katanya di Hotel Merlynn Park, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11).

Ace yakin para pemilih suara akan objektif dalam memilih ketua umum. Serta tidak mudah diintervensi siapapun.

"Mereka pasti akan objektif mereka pasti akan memiliki penilaian yang sangat objektif untuk menentukan siapa figur yang paling tepat untuk memimpin lima tahun Partai Golkar ini dan engga bisa di tekan-tekan Partai Golkar itu," ucapnya.

Sebelumnya, loyalis Bamsoet, Syamsul Rizal mengatakan tiga menteri yang menekan DPD ini tidak semuanya berasal dari kalangan partai politik. Tiga menteri itu adalah berasal dari Partai Golkar, akademisi satu lagi berasal dari partai lain.

Terkait menteri partai lain, Syamsul menduga Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno yang terlibat untuk menekan para kepala daerah kemudian kepala daerah menekan DPD Golkar.

"Tapi yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno. Mensesneg," kata Syamsul di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (27/11).

Baca Selanjutnya: Ketua DPP Golkar: Demokrasi Munas...

Halaman

(mdk/fik)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami