Maju Pilwalkot Medan, Bobby Nasution Bantah Bentuk Politik Dinasti

POLITIK | 11 Desember 2019 11:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bobby Afif Nasution telah mengembalikan formulir pendaftaran untuk maju sebagai Wali Kota Medan ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia membantah tujuannya maju sebagai Wali Kota Medan adalah bentuk politik dinasti yang tengah dibangun oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Kalau dibilang dinasti, bukan dinasti. Harus lihat semangatnya. Dinasti itu mungkin motivasinya, itu," kata di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (10/12).

Diungkapkan suami Kahiyang Ayu tersebut, selama menjadi menantu Jokowi, yang diturunkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo itu kepada keluarga adalah semangatnya dalam bekerja.

"Bisa dilihat sendiri, kan, bagaimana kinerja Presiden Jokowi, mungkin dinastinya itu saja. Kalau dinasti politik, dinasti kekuasaan, untuk apa," sebutnya.

1 dari 1 halaman

Bobby mengakui, untuk maju dalam Pilwakot Medan 2020, sejauh ini dirinya sudah menjalani silaturahmi dengan sejumlah partai politik. Bobby belum dapat memastikan partai mana yang akan mendukungnya.

"Untuk partai politik memiliki mekanisme sendiri dalam memberikan dukungan. Salah satu yang menentukan, visi-misinya. Berapa persen yang akan mendukung, lihat saja nanti, tergantung visi-misi," ujarnya.

Disinggung mengenai program yang diusungnya untuk menjadi calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution masih enggan memberikan komentar. Ke depan, Bobby akan memberikan waktu untuk menjelaskan bagaimana membangun ibu kota Provinsi Sumut itu.

"Tunggu, nanti, ya, saya bakal kasih waktu menjelaskan bagaimana mau kita bangun Kota Medan ini," Bobby menandaskan.

Reporter: Reza Efendi
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
Gerindra: Tak Bisa Halangi Gibran Maju Pilkada Cuma Karena Anak Jokowi
PKS Soal Menantu Jokowi Maju Pilwalkot Medan: Jangan Kembangkan Politik Dinasti
Saat Anak Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Nyalon Kepala Daerah
Bukan Nepotisme, Anak dan Mantu Jokowi Ikut Pilkada 2020 Disebut PDIP hanya Kebetulan
Menantu Jokowi Kembalikan Formulir Bacalon Wali Kota Medan ke PDIP
PKS Soal Bobby Maju Pilwalkot Medan: Sedih Kalau Tren Nepotisme Muncul Lagi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.