Mantan Napi Boleh Nyalon Pilkada, PKB Pilih Calon yang Bersih

Mantan Napi Boleh Nyalon Pilkada, PKB Pilih Calon yang Bersih
POLITIK | 11 Desember 2019 21:05 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya menerima putusan MK. Sebagai keputusan hukum, hal tersebut tentu harus diterima oleh semua partai.

Diketahui, MK memutuskan, mantan napi korupsi diizinkan ikut dalam kontestasi pilkada. Dengan catatan, yang bersangkutan boleh maju setelah 5 tahun menyelesaikan hukuman pidana penjara.

"Jadi keputusan hukum tinggal diberlakukan oleh aparat yang punya kaitan. Itu sudah jadi keputusan. Kita mau bersikap apa. Kita menghormati keputusan hukum dan itu final. Final dan mengikat dan nggak ada upaya lain," kata dia, saat ditemui, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/12).

"Semua tunduk pada keputusan itu. Bukan PKB, KPU kalau itu. PKB kan hanya bagian dari kontestan Pilkada. KPU yang menjalankan itu," sambungnya.

Baca Selanjutnya: Dia memandang putusan MK itu...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami