Ma'ruf Amin Meminta MUI Tidak Terlibat Politik Usai Pemilu

POLITIK | 7 Mei 2019 19:31 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 yang juga Ketua Umum MUI, Ma'ruf Amin meminta elemen MUI tidak ikut terlibat dalam politik pascapemilu. Salah satunya tidak ikut politik penghitungan suara.

"Kami mengendalikan supaya MUI tidak ikut mengambil politik peran soal teknis pemilu, tidak masuk dalam wilayah yang dipersengketakan," ujaranya usai Rapat Pimpinan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

MUI, kata Ma'ruf telah memberikan keputusan bahwa semua pihak harus menunggu hasil resmi KPU terkait Pemilu. Masalah kecurangan dan sengketa lainnya disarankan menempuh jalur resmi, seperti Mahkamah Konstitusi dan Bawaslu.

"MUI sudah buat keputusan bahwa segala sesuatunya supaya dijalankan sesuai peraturan, sesuai prosedur, menunggu KPU kemudian kalau ada persoalan dibawa ke Bawaslu, kalau tidak ke Mahkamah Konstitusi, sesuai dengan aturan yang ada," jelasnya.

Rapat pimpinan MUI itu turut dihadiri, Sekjen MUI Anwar Abbas dan Waketum MUI Zainut Tauhid. Rapat berlangsung sejak pukul 10.00-15.00.

"Biasa rapat rutin aja, ngasih laporan laporan perkembangan persiapan rapat kerja nasional," kata Ma'ruf menjelaskan agenda rapat. (mdk/ded)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.