Ma'ruf Amin Perlu Latihan Simulasi Sebab Debat Pilpres Beda dengan Debat Fiqih
POLITIK | 12 Januari 2019 20:15 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Ma'ruf Amin akan melakukan simulasi atau latihan sebelum debat capres-cawapres pada 17 Januari 2019. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding mengatakan, latihan diperlukan mengingat pola debat yang selama ini dilakukan Ma'ruf berbeda dengan debat Pilpres.

Ma'ruf terbiasa berdebat soal keagamaan tanpa batasan waktu. Sedangkan debat Pilpres terbatas waktunya.

"Jadi kan gini Kiai Ma'ruf biasanya berdebat forum Batshul Masail itu forum debat diskusi yang panjang biasanya menentukan tentang fatwa tentang fiqih atau di holaqoh di diskusi-diskusi, itu butuh waktu lama. Nah mereka berdiskusi mengalir dengan buku buku kitab kuning disekitarnya macem macem dengan dasar dasar," kata Karding di Jalan Patra Timur XII, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1).

Maka dari itu, TKN akan melatih Ma'ruf supaya bisa menyampaikan poin gagasan maupun pemikiran dengan singkat dan jelas saat debat capres - cawapres.

"Nah kita ingin Kiai Maruf ini ke depan kan dibatasi waktu tuh misalnya satu menit, dua menit. Nah bagaimana beliau menyampaikan gagasan beliau pas, pilihan kata yang pas gitu saja yang kita diskusikan," terang Karding.

Latihan debat akan dilakukan saat Ma'ruf memiliki waktu luang. TKN tak pesimis soal performa Ma'ruf di debat capres - cawapres nanti. Sebabnya, mantan Rais Aam PBNU merupakan tokoh publik yang penampilannya tak perlu dipoles dan hanya perlu melatih presentasi gagasan dengan singkat dan padat.

"Ini soal timing dan pilihan kata oh ini visi-misi memperkuat sumber daya manusia ke yang tepat apa ke publik misalnya contoh," ucapnya.

Baca juga:
Pesan SBY pada Prabowo-Sandi: Sampaikan Visi Misi Sederhana Agar Mudah Dimengerti
Revisi Visi-Misi, Prabowo dan Sandiaga Ingin Sempurna
KPU Sebut Penggantian Foto Capres Berbeda Dengan Revisi Visi-Misi
Prabowo Sandi Ganti Visi Misi, PSI Ibaratkan Bus di Tengah Jalan Mendadak Ubah Jalur
Amien Rais Soal Penolakan Visi Misi Baru Prabowo: Please KPU Jangan Sok Berkuasa
Ingin Ubah Visi-Misi, Kubu Prabowo Disarankan Angkat Bendera Putih
Kubu Prabowo-Sandi Kecewa KPU Tak Beri Tahu Batas Waktu Setor Revisi Visi Misi

(mdk/noe)