Ma'ruf Amin Sebut Era Sebelum Jokowi Tidak Tegakkan Pemberantasan Korupsi
POLITIK | 6 Desember 2018 22:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin ingin meneruskan komitmen pemberantasan korupsi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dia menilai, Jokowi sudah gencar dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

"Saya kira sekarang ini paling gencar pemberantasan korupsi itu, bukan berarti dulu tidak ada korupsi, tapi tidak ditegakkan," katanya di rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Dia mengklaim pemberantasan korupsi zaman dahulu penegak hukum tidak diberikan keleluasaan untuk melakukan penindakan. Sedangkan saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rajin menangkap kepala daerah yang terlibat.

"Sekarang korupsi diberikan keleluasaan untuk melakukan pencegahan maupun penindakan menurut saya era sekarang ini penegakan korupsinya luar biasa," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia itu.

"Dulu kan jarang gubernur walikota, sekarang pokoknya tidak peduli gubernur walikota terus diberantas itu artinya pemberantasan korupsi tandanya itu jalan, mudah-mudahan itu membuat jera," tandas Ma'ruf.

Sedangkan, Presiden Jokowi berharap gerakan antikorupsi menjadi gerakan nasional. Hal itu disampaikan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

"Gerakan ini harus jadi sebuah gerakan bangsa, gerakan kita bersama-sama. Baik yang dilakukan institusi negara, civil society, maupun masyarakat luas," ujar Jokowi.

Baca juga:
Ini Cara Ma'ruf Amin Raih Swing Voter dan Bagi Strategi Dengan Jokowi
Hasto dan Ma'ruf Bahas Strategi Kampanye untuk 10 Provinsi
Keakraban Ma'ruf Amin Ngobrol Santai Bareng Wartawan di Rumahnya
Ma'ruf Amin Tak Betah Kelamaan Istirahat: Rasanya Ingin Melompat
Ma'ruf Tanggapi Prabowo Marah: Saya Dengan Media Berteman, Saling Membutuhkan

(mdk/fik)