Ma'ruf Amin Serukan Dewasa Berdemokrasi: Jangan Kalah Pemilu Lalu People Power

POLITIK | 12 Mei 2019 20:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar masyarakat dewasa dalam berdemokrasi, khususnya usai kontestasi Pemilu 2019. Menurutnya, siapa pun yang terpilih atau menang dalam Pilpres dan Pileg 2019, seharusnya bisa disikapi dengan bijaksana.

"Soal kalah menang itu artinya itu kita anggap biasa. Karena itu jangan sampai kita kalah terus melakukan people power. Kapan kita dewasa berdemokrasi kalau tidak kita melakukannya dengan kesadaran bahwa sahnya memang tiap lima tahun, sesuai konstitusi, kita harus melakukan pemilihan presiden dan juga legislatif," tutur Ma'ruf di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (12/5).

Ma'ruf berpendapat menjaga kedaulatan NKRI lebih utama dibandingkan kepentingan sebuah kelompok atau golongan. Untuk itu, baik para pengusung paslon 01 dan 02 sebaiknya melihat pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban negara.

"Saya kira kita lebih baik melihat bahwa keutuhan negara lebih utama," jelas dia.

Ma'ruf berharap, usai pengumuman capres-cawapres terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei nanti, masyarakat dapat memberikan dukungan sepenuhnya. Bukan malah melakukan hal yang menyalahi konstitusi.

"Jangan kita nodai dengan cara-cara yang bisa merusak keutuhan bangsa," Ma'ruf menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber : Liputan6.com (mdk/ray)

Baca juga:
Hadiri Syukuran Kemenangan, Ma'ruf Amin Minta Masyarakat Jaga Emosi di Bulan Puasa
Ma'ruf Amin Sebut Ada Pihak Yang Kawal NKRI Dengan Cara Memaksa & Merebut
TKN: Jokowi dan Ma'ruf Amin Sangat Terbuka Jika Ada Niatan Sandiaga Bertemu
Megawati akan Rekonsiliasi ke Prabowo-Sandiaga Usai 22 Mei
Silaturahmi, Ma'ruf Amin Kunjungi Kediaman Megawati

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.