Ma'ruf Amin Soal Kabinet: Yang Tak Puas Banyak, Jokowi Tak Puas, Saya Tak Puas

POLITIK | 1 November 2019 18:18 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menanggapi santai terkait ada beberapa pihak yang kecewa terkait pemilihan 34 Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Dia menjelaskan bukan hanya pihak-pihak tertentu saja yang tidak puas, dirinya bersama Presiden Joko Widodo juga ada rasa ketidakpuasan terkait komposisi kabinet.

"Ya itu kan biasa memang itu bagian ketidakpuasan, saya juga bilang, yang tidak puas itu memang banyak. Pak jokowi juga tidak puas, saya juga tidak puas," kata Ma'ruf di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (1/11).

Dia mengatakan rasa ketidakpuasan untuk memilih anggota Kabinet Indonesia Maju karena semua pihak tidak dapat terakomodasi. Kendati, Jokowi sudah membagi beberapa porsi dalam kursi wakil menteri.

"Jadi sudah ada saluran tapi juga yang tidak tertampung kan masih banyak, kan saya bilang yang tertampung yang ada garis tangannya, jadi yang tidak ada garis tangannya tidak masuk atau mungkin ada garis tangannya tapi ilang , sering nyuci," seloroh Ma'ruf Amin.

1 dari 1 halaman

Maruf Minta Pihak yang Kecewa Legowo

Ma'ruf juga meminta kepada para pihak yang kecewa lantaran tidak ditunjuk jadi menteri untuk berlapang dada. Sebab dia mengatakan dalam penempatan jabatan pasti ada ketidakpuasan.

"Ya kita mungkin jadi ketidakpuasan pasti ada, karena itu saya kira bisa dimaklum," ungkap Ma'ruf.

Terkait rencana reshuffle setelah enam bulan kerja, Ma'ruf enggan menanggapi. Hal tersebut kata dia adalah kewenangan dan hak dari Jokowi.

"Ya kita liat itu prerogatif Presiden, kalau presiden anggap penting ya itu presiden," kata Ketua Umum MUI itu. (mdk/lia)

Baca juga:
Langkah Pertama Para Menteri Baru
Jokowi Minta Menteri Kerja Habis-habisan Lima Tahun ke Depan
Tiga Target Menko PMK di Periode Kedua Presiden Jokowi
Mendikbud Nadiem Makarim Belajar Regulasi dengan Pakar Pendidikan
Surya Paloh: Ngapain Mau Jadi Oposisi, NasDem Sedang Menikmati Pemerintahan
Menteri-menteri Jokowi Ini Urus Partai di Jam Kerja, Bolehkah?
Keakraban Sri Mulyani dan Prabowo Sebelum Rapat Terbatas dengan Jokowi