Masa Tenang, PDIP Banyuwangi Doa Bersama Anak Yatim

POLITIK » BANYUWANGI | 15 April 2019 11:41 Reporter : Rizlia Khairun Nisa

Merdeka.com - Memasuki masa tenang jelang pemilu 17 April, PDI Perjuangan (PDIP) Banyuwangi menggelar doa bersama dan sholawat bersama para anak yatim. Acara yang digelar Minggu malam (14/4) itu juga diisi dengan pengajian dan makan bersama-sama.

Para calon anggota legislatif dari partai berlambang banteng moncong putih tampak hadir, baik untuk caleg tingkat DPR RI, provinsi, maupun kabupaten. Tampak hadir pula Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Alhamdulillah, semua rangkaian kampanye dilalui dengan baik. Kami bersyukur Banyuwangi yang kita cintai bersama ini tetap kondusif, rukun meski dalam tahun politik yang penuh dinamika," ujar Ketua PDIP Banyuwangi Made Cahyana Negara.

PDIP Banyuwangi Doa Bersama Anak Yatim 2019 Merdeka.com

"Kegiatan semacam ini adalah bagian dari tradisi PDIP yang selalu berpolitik dengan santun dan penuh adab. Jadi saat masa tenang, kami sudah tidak berpolitik praktis. Kita sudah berikhtiar, saatnya bertawakkal kepada Allah SWT," imbuh Made yang juga ketua DPRD Banyuwangi.

Made mengatakan, pihaknya optimistis dalam menatap pemilu 17 April, baik untuk pilpres maupun pemilihan legislatif.

"Kami sudah petakan semuanya. Langkah strategis dan teknis telah dijalankan, mulai dari door to door, pertemuan-pertemuan warga, hingga memperkuat kebersamaan dengan berbagai komunitas. Insya Allah Jokowi dan PDIP kembali menang di Banyuwangi," ujar Made.

PDIP Banyuwangi Doa Bersama Anak Yatim 2019 Merdeka.com

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi kegiatan yang digelar PDIP Banyuwangi tersebut untuk mengisi masa tenang.

"Di masa tenang, setelah hiruk-pikuk kampanye, PDIP mengambil inisiatif yang sejuk dengan berdoa bersama, syukuran dan sholawat bareng anak-anak yatim. Selain bukti ketaatan memasuki masa tenang tanpa kegiatan kampanye, kegiatan ini meneduhkan, mengajak kita untuk semakin kompak, membantu yang kesusahan, dan berserah diri setelah berusaha," kata Anas.

Anas juga memimpin pembacaan surat Al-Fatihah bersama-sama untuk pemilu yang damai dan sukses.

Baca juga:
Hari-Hari Berat Penyelenggara Pemilu
Caleg PDIP Cetuskan Program e-Sembako untuk Warga DKI Jakarta
Petinggi PDIP Minta Warga Kota Bandung Tak Ragu Pilih Jokowi
Dua Kampanye PDIP di Bandung Sepi
Kirim Meme PDIP ke Grup WA, Dokter di Wonogiri Terancam Masuk Penjara
Surat Suara Tercoblos di Malaysia, PDIP Nilai Ada Upaya Delegitimasi Pemilu

(mdk/hhw)