Megawati Kritik Demo Libatkan Anak-Anak

Megawati Kritik Demo Libatkan Anak-Anak
POLITIK | 31 Oktober 2020 17:12 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik demonstrasi yang melibatkan anak-anak berusia remaja. Hal itu terjadi saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang sejumlah anak usia sekolah menengah ikut dalam aksi unjuk rasa.

"Kemarin saya lihat demo-demo, lah ngapain anak-anak kecil ikut-ikut? Kemana ibunya? Itu, saya lihat ini mbak Risma (Wali Kota Surabaya) ngamuk-ngamuk, ibunya terus meluk. Ngapain meluk anaknya, orang anaknya nakal," kata Megawati dalam Rakorbidnas Kebudayaan PDIP secara virtual, Sabtu (31/10).

Dia mencontohkan salah satu kasus seorang ibu mencari anaknya yang ikut demo dengan menerobos tameng aparat kepolisian. Menurutnya, hal itu harus dicontoh para ibu-ibu lainnya.

"Ibu ini keren, nggak peduli (tameng polisi) dia nyari anaknya yang ada di dalam demo itu. Untung anaknya takut, keluar anaknya. digeret ama ibunya. Mestinya tiap ibu gitu," ujar Presiden Kelima RI Ini.

Megawati menegaskan, demonstrasi memang tidak dilarang. Tetapi ada aturannya. Dia juga mengecam demo berakhir anarkis dan terjadi perusakan fasilitas umum.

"Demo boleh, aturannya ada. Nah, aturannya itu loh ngapain sih lalu akhirnya mau ngerusak. Aneh, mau apa itu. Mending dia bisa kalau disuruh bayar, ganti," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Megawati ke Pembullynya: Kalau di Tempat Sama Belum Tentu Dia Bisa
Partai Demokrat Kecewa Atas Pernyataan Megawati
Megawati Ancam Pecat Kader Ikut Demo Sampai Rusak Fasilitas Umum
Megawati: Saya Ngamuk Kalau Milenial Manja
Megawati Tak Masalah Dibully Gara-gara Pernyataan Kritik Milenial

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami