Membaca Makna di Balik Pidato Megawati yang Meragukan Milenial

Membaca Makna di Balik Pidato Megawati yang Meragukan Milenial
POLITIK | 12 Agustus 2020 16:52 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menilai, pernyataan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait keraguannya atas calon pemimpin dari unsur anak muda alias milenial suatu hal yang lumrah.

"Tak ada yang aneh. Dari statement Megawati tentang pemimpin muda dan wawasannya. Justru pertanyaan ini harus disampaikan secara terbuka supaya tak ada trial and error yang tidak terukur dan tetap memikirkan dampak-dampak negatifnya. Apalagi untuk setingkat calon presiden," ujar Siti kepada merdeka.com, Rabu (12/8).

Megawati sempat bicara regenerasi pada Pemilu 2024. Mega prediksi, pada Pilpres 2024 nanti, akan bermunculan para calon pemimpin dari kalangan milenial.

Menurutnya, sangat amat tidak cukup seorang pemimpin hanya menjual faktor milenial semata. Padahal, pemimpin haruslah memahami masalah-masalah lokal, nasional, bahkan international sebagaimana yang disampaikan Megawati.



"Pengetahuan dan pengalaman yang luaslah modal dasar seorang pemimpin. Sebagai ketua umum partai besar, Megawati tentunya concern dengan calon- calon pemimpin yang bakal muncul di pemilu nasional nanti," tuturnya.

Oleh sebab itu, Siti memandang, pernyataan Megawati bisa ditunjukan untuk masyarakat maupun elite partai tak terkesima dengan jargon anak muda atau milenial semata.



"Karena itu, ia mulai menyentuh isu capres orang muda dan wawasannya. Ini penting agar elite dan rakyat Indonesia tak hanya terkesima pada jargon 'orang muda' tapi juga mempertimbangkan kualitas, kapasitas dan kompetensinya," terangnya.

Baca Selanjutnya: Tak Hanya Sebatas Tren...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami