Membedah Hasil Survei Terbaru Pemilih Loyal Jokowi dan Prabowo

POLITIK | 29 Maret 2019 06:36 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil penelitian tentang elektabilitas capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pada beberapa survei tersebut elektabilitas capres petahana masih unggul dari lawannya.

Selain elektabilitas, lembaga survei juga merekam tingkat kemantapan pemilih terhadap dua pasang capres-cawapres. Hasilnya cukup mengejutkan karena meski para pemilih sudah mantap pada pilihannya namun masih ada kemungkinan untuk berubah. Berikut ulasan dari lembaga survei terbaru:

1 dari 3 halaman

Elektabilitas Jokowi-Maruf Unggul Dari Prabowo-Sandi

Menjelang Pencoblosan, Center for Strategic and International Studies (CSIS) merilis hasil survei elektabilitas Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf meraih 51,4 persen suara, sedangkan Prabowo-Sandi 33,3 persen suara. Sementara yang tidak menjawab ada 14,1 persen dan belum menentukan pilihan sebanyak 1,2 persen.

Survei tersebut dilakukan CSIS pada periode 15-22 Maret 2019. Margin of error survei ini kurang-lebih minus 2,21 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel 1.960 responden yang dipilih secara acak bertingkat mewakili 34 provinsi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

2 dari 3 halaman

Tingkat Kemantapan Memilih Capres-Cawapres

Survei CSIS juga merekam pemilih yang mantap memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf. Dari elektabilitas dengan presentase 51,4 persen, sebesar 84,4 persen pemilih mantap memilih Jokowi-Ma’ruf. Sebanyak 15,6 persen pemilih kemungkinan masih bisa berubah.

Sementara dari 33,3 persen pemilih pemilih Prabowo-Sandi, sebesar 81,3 persen mantap memilih dan 18,7 persen menjawab kemungkinan berubah.

"Tingkat kemantapan pilihan pemilih sudah cukup tinggi. Migrasi pemilih antar-calon diprediksi tidak akan banyak terjadi. Pada masing-masing calon, tingkat loyalitas memilih sudah di atas angkat 80 persen. Tingkat kemantapan pemilih Jokowi-Ma'ruf sebesar 84,4 persen, sementara kemantapan pilihan Prabowo-Sandiaga sebesar 81,3 persen," ujar peneliti dari CSIS, Arya Fernandes.

3 dari 3 halaman

Versi Charta Politika

Elektabilitas capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin lebih unggul dibanding dengan pesaingnya Prabowo Subianto-Sandi. Berdasarkan survei Charta Politika menunjukkan jika elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin 53,6 persen, sementara Prabowo-Sandi 35,4 persen.

Sedangkan sisanya sebesar 11 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. "Jokowi-Ma'ruf masih unggul dengan selisih 18,2 persen," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

Survei dilakukan pada 1-9 Maret 2019. Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 2.000 responden yang tersebar di 34 provinsi. Survei menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error lebih kurang 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (mdk/has)

Baca juga:
CSIS Nilai Kubu Prabowo Harusnya yang Lebih Khawatir Terhadap Golput
Ma'ruf Amin Ingin Menang Selisih 30 Persen dari Prabowo-Sandiaga
Survei CSIS: 15,6 Persen Pemilih Jokowi dan 18,7 Persen Pemilih Prabowo Masih Ragu
CSIS: Jokowi Unggul Hampir di Semua Wilayah, Prabowo di Sumatera
Survei CSIS: Jokowi Unggul 18 Persen dari Prabowo
Pilpres Sebentar Lagi, Wilayah Ini Sulit Ditaklukkan Jokowi dan Prabowo

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.