MK Kabulkan Sebagian Permohonan KPU Perbaiki Jawaban

POLITIK | 14 Juni 2019 15:34 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Ketua Hakim Konstitusi Anwar Usman mengabulkan sebagian permohonan pihak terkait yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait tenggat perbaikan jawaban atas sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

"Permohonan termohon dikabulkan sebagian. Termohon mengajukan perbaikan sampai Rabu, tapi kami putuskan Selasa," ujar Anwar saat memimpin sidang, Jakarta Pusat, Jumat (14/6).

Merujuk pada PMK No.4 tahun 2018, pada BAB IV Pemeriksaan Perkara, bagian kedua pemeriksaan pendahuluan. Pasal 33 tertuang, termohon, pihak terkait, dan Bawaslu dapat mengajukan perbaikan jawaban atau keterangan kepada mahkamah paling lama satu hari sebelum pemeriksaan persidangan.

Anwar mengatakan, dikabulkannya sebagian permohonan itu sebagai bentuk sikap adil terhadap seluruh pihak.

Sebab, pihak termohon dan pihak terkait yakni Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf mendebat sikap MK yang tetap menerima perbaikan gugatan materi pihak BPN sebagai pemohon.

Hakim Suhartoyo bahkan mengatakan pihaknya tidak bisa menolak penerimaan perbaikan permohonan oleh pemohon.

"Memang dalam PMK tidak ditemukan adanya ruang untuk perbaikan permohonan tapi kita simak bersama apa dasar hukum pemohon mengajukan perbaikan. Secara faktual MK tidak bisa hindari itu," ujar Hakim Suhartoyo. (mdk/rnd)

Baca juga:
Ditolak KPU dan Kubu Jokowi, MK Tetap Terima Perbaikan Tim Prabowo
Disinggung Tak Netral di Sidang MK, Ini Jawaban BIN
Sidang Gugatan di MK, Tim Prabowo Tuding Ada Penggelembungan 18-30 Juta Suara
Kubu Prabowo Ungkap Indikasi Tak Netral BIN dan Polri di Sidang MK
Rommy: Selamat Pak Prabowo dan Pak Jokowi
Dalil Gugatan Kubu Prabowo Berubah, Yusril Minta MK Tegas
Sidang Sengketa Pemilu, Situasi di Luar Gedung MK Sepi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.