Munas Golkar, Airlangga Paparkan Capaian Selama Jabat Ketum

Munas Golkar, Airlangga Paparkan Capaian Selama Jabat Ketum
Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo
NEWS | 4 Desember 2019 11:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar memasuki hari kedua. Agenda Munas hari ini, menyampaikan laporan pertanggungjawaban DPP Partai Golkar periode 2014-2019.

"Sesuai jadwal berkenaan dengan LPJ DPP Partai Golkar. Apakah bisa kita mulai?" tanya perwakilan DPP Golkar Aziz Syamsuddin, yang kemudian dijawab bisa oleh peserta Munas di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (4/12).

Azis meminta Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk maju dan melaporkan pertangungjawaban pengurusnya. "Dengan segala hormat kita undang Ketua Umum DPP partai Golkar untuk melaporkan pertanggungjawaban," kata Aziz.

Dalam kesempatan itu, Airlangga menyampaikan apa yang sudah dicapai salah satunya di Pemilu 2019. Terutama bisa menempatkan anggota DPR yang masih muda.

"Golkar berhasil menempatkan 3 anggota DPR RI di usia milenial di bawah 30 tahun. Dan ini dibandingkan partai lainnya, ini terbesar. Serta perolehan 19 Anggota DPR RI dari unsur perempuan atau setara 22,32% persen," kata Airlangga.

Dia juga menyampaikan bahwa Golkar berhasil menduduki kursi pimpinan MPR. Ini pertama kali pascareformasi.

"Alhamdulillah Golkar berhasil meraih Ketua MPR RI. Ini pertama kalinya pascareformasi. Kemudian menempatkan Wakil Ketua DPR RI. Kemudian Golkar memperoleh 3 ketua komisi dalam AKD. Komisi I baru pertama kali dalam sejarah Golkar dijabat oleh seorang perempuan. Bu Meutya Hafid yang mitranya Pak Prabowo," ungkap Airlangga.

"Komisi II dan Komisi XI dan 10 wakil komisi dan badan," lanjut dia.

Dia juga menyinggung soal pencapaian Golkar berhasil menaruh menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf. "Inilah pencapaian kabinet terbesar pasca reformasi," jelas Airlangga.

2 dari 3 halaman

Bamsoet Putuskan Mundur dari Ketum

Bambang Soesatyo (Bamsoet) memutuskan untuk mundur dari pencalonan ketua umum di Munas Golkar. Hal itu dilakukan usai menggelar pertemuan dengan Airlangga Hartarto, Luhut Panjaitan dan Aburizal Bakrie (Ical).

"Untuk menjaga persatuan dan mendengarkan saran senior. Saya enggak bisa melawan. Kepentingannya agar Golkar solid dan maju," jelas Bamsoet di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (3/12).

"Dengan semangat rekonsiliasi yang telah kita sepakati bersama maka demi menjaga soliditas dan menjaga keutuhan Partai Golkar maka saya pada sore hari ini menyatakan tidak meneruskan pencalonan saya sebagai kandidat Ketua umum Partai Golkar," tambah Bamsoet.

3 dari 3 halaman

Airlangga Senang

Sementara itu, Airlangga tampak senang dengan keputusan Bamsoet itu. Hal ini dilakukan atas saran para senior dan demi Golkar utuh.

"Munas ini mempersatukan kita. Ini adalah Munas yang adem dan betul betul membuat Golkar partai yang mendukung pemerintah. Dinamika ekonomi politik global momentum Indonesia adalah tahun depan. Untuk menjaga momentum itu kita harus menjaga politik stabil," jelas Airlangga.

Diketahui, Munas Golkar akan dibuka pada Pukul 19.00 WIB malam ini. Sebelumnya, Airlangga dan Bamsoet bertarung keras untuk memperebutkan kursi ketua umum.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)

Baca juga:
Mundur Jadi Caketum, Bamsoet Ajak Pendukung Jaga Keutuhan Golkar
Erick Thohir Apresiasi Mundurnya Bamsoet dari Caketum Golkar
Bamsoet Mundur, Ridwan Hisjam Tetap Maju Caketum Golkar Lawan Airlangga
Airlangga Sebut Mundurnya Bamsoet Karena Campur Tangan Senior Golkar
Bamsoet: Masa Luhut Jadi 'Jembatan' Jokowi?
Presiden Jokowi Buka Munas Partai Golkar

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini