Naik Mobil Dinas ke Deklarasi Cawalkot Tangsel, Benyamin Davnie Dipanggil Bawaslu

Naik Mobil Dinas ke Deklarasi Cawalkot Tangsel, Benyamin Davnie Dipanggil Bawaslu
POLITIK | 1 April 2020 21:28 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan, memanggil Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan kendaraan dinas pada acara deklarasi dukungan sebagai bakal calon Wali kota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2021 mendatang.

Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Selamet Santosa, menegaskan, bahwa pemanggilan Benyamim Davnie itu, berdasarkan informasi dari masyarakat. Dia pun belum mau menjelaskan secara detail keperluan pemanggilan tersebut.

“Awalnya kita mendapat informasi dari masyarakat, selanjutnya kita menindaklanjuti, meminta keterangan dari orang yang diduga. Kalau indikasinya belum, masih dalam dugaan. Informasi ini masih pada tahapan analisa, selanjutnya ada pleno, kemudian baru ada putusan pelanggaran atau tidak,” kata Slamet, di kantor Bawaslu Tangsel, Jalan Rawa Buntu Utara BSD City, Serpong, Rabu (1/4).

Dikonfirmasi, Benyamin Davnie mengakui bahwa kedatangannya, ke Kantor Bawaslu Tangsel, berkaitan dengan kegiatan deklarasi masyarakat, terhadap pencalonannya yang datang mengendarai mobil dinas pejabat Wakil Wali Kota Tangsel.

“Saya di undang oleh Bawaslu untuk memberikan keterangan, terkait dengan kehadiran saya pada waktu deklarasi rumah sahabat Ben beberapa waktu lalu, itu saja," jelas Benyamin.

Dia menyatakan kehadirannya waktu itu, sebagai pejabat Wakil Wali kota Tangsel, karena belum memasuki tahapan Pencalonan dirinya secara resmi.

"Saya datang sebagai Wakil wali kota. Calon belum, bakal calon, belum daftar ke KPU, makanya saya datang kesana sebagai Wakil walikota, makanya saya kebenaran menggunakan kendaraan dinas, hari itu ada dua kegiatan dinas yang saya hadiri,” katanya.

Sebelumnya, diberitakan Benyamin Davnie, mengaku khilaf datang ke deklarasi dukungan pencalonannya, untuk kursi Wali Kota Tangsel, dengan menumpangi kendaraan dinas pejabat Wakil Wali Kota. Yakni kendaraan Toyota Kijang Inova, bernomor polisi B 1642 RFW.

Ditambahkan Komisioner Bawaslu, Slamet Santosa, pihaknya akan menelaah secara aturan dan regulasi ditambah keterangan dan klarifikasi dari yang disampaikan Benyamin Davnie hari ini.

"Bicara hukumnya, informasi awal yang kami lihat itu. Bukan kapasitas sekarang, karena sekarang itu belum ada calon, gitu. Kita melihat hal lain, misalkan ada kegiatan atau program. Program kegiatan apa ada atau tidak. Kalau yang ada diberita itu deklarasi saja, akan digodok oleh Bawaslu, setelah ini kan ada analisa, diplenokan, kelihatan apakah ada pelanggaran atau tidak,” jelas Selamet. (mdk/gil)

Baca juga:
Sejumlah Bacawalkot Tangsel Temui Rano Karno
PKS Rayu Demokrat Berkoalisi di Pilwalkot Tangsel
Tidak Punya Kursi DPRD, 7 Partai Gurem di Tangsel Sepakat Koalisi Pilkada
Langgengkan Politik Dinasti, Golkar Tangsel Usung Keponakan Airin di Pilwalkot
Pasang Ribuan Spanduk Sosialisasi, Eks Aktivis 98 Siap Maju Pilwalkot Tangsel
PKS Siapkan Kadernya Ruhama Ben untuk Bertarung di Pilkada Tangsel

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami