NasDem Puji Sikap PKS Konsisten Jadi Oposisi dan Mengawasi Pemerintah

POLITIK | 31 Oktober 2019 12:13 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Petinggi Partai NasDem dan PKS melakukan pertemuan pada Rabu (31/10) kemarin. Partai NasDem memuji sikap PKS yang konsisten menjadi oposisi. Sebaliknya, PKS juga menghargai NasDem yang berada di pemerintahan.

"Kita mengapresiasi posisi PKS yang konsisten berada di luar, karena itu adalah kewajaran politik wajar kalau yang kalau menempatkan posisi di luar, dengan posisi menjadi pengkritik pemerintah mengawasi pemerintah," kata Politikus NasDem Saan Mustopa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).

"Dan pemenang ada di dalam dan kita apresiasi langkah PKS itu yang konsisten di situ dan PKS juga menghargai posisi NasDem sebagai kelompok partai pemenang," sambungnya.

Dalam pertemuan semalam, keduanya membahas tentang pembangunan demokrasi. Baik Surya Paloh dan Sohibul Iman sepakat negara butuh demokrasi yang sehat dan berkualitas.

"Maka dalam demokrasi yang berkualitas perlu yang namanya check and balances," ucapnya.

Saan mengaku, pertemuan dengan PKS bukan sebagai bentuk kekecewaan NasDem terhadap Jokowi yang mengajak partai Gerindra masuk kabinet. Menurutnya, itu cara kepala negara kembali menyatukan masyarakat yang terbelah dengan menarik pimpinan sekutu utama ke dalam pemerintah.

"Kita enggak kecewa terhadap apa yang dilakukan Pak Jokowi. Karena itu merupakan hak prerogatif Pak Jokowi dan tentu beliau punya banyak pertimbangan merangkul parpol, terutama Gerindra masuk ke kabinet, karena untuk memastikan hampir bertahun-tahun masyarakat kita terbelah," tuturnya.

Lebih lanjut, NasDem belum ada rencana bertemu dengan Partai Demokrat dan PAN yang juga tidak berada di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Sampai hari ini belum ada rencana dan niat ketemu dengan PAN dan Demokrat. Nanti kita pikirkan," tandasnya.

Baca juga:
NasDem Sebut Pertemuan Paloh & Sohibul untuk Pastikan PKS Bebas dari Radikalisme
Surya Paloh Buka Kemungkinan NasDem Berseberangan dengan Pemerintah
VIDEO: Keharmonisan PKS dan NasDem, 'Saudara Tua' yang Berbeda Arah
NasDem akan Gelar Kongres, Kader Muda Ingin Kembali Dipimpin Surya Paloh
Tak Bahas Pilpres 2024, Sohibul Iman dan Surya Paloh Bertemu Baru Bangun Kesepahaman

(mdk/ray)