Nasir Djamil: DPP Dapat Info Ada Keinginan Jokowi Rangkul PKS

POLITIK | 19 Oktober 2019 14:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Politikus PKS, Nasir Djamil, mengungkap, Presiden Joko Widodo sudah sejak lama mengajak bertemu dengan petinggi PKS. Bahkan, kata Nasir, Jokowi ingin merangkul PKS untuk masuk ke lingkaran Istana.

"Jadi sebenarnya sudah agak lama juga Presiden Jokowi ingin bertemu. Dan dari salah seorang pimpinan DPP kita mendapatkan informasi bahwa ada keinginan Presiden juga ingin merangkul PKS ke dalam barisan pemerintah," ujar Nasir di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10).

PKS berprasangka baik ajakan tersebut sebagai komitmen menjaga kebersamaan. Bukan untuk melemahkan partai. "Kita berprasangka baik keinginan bersama-sama," kata Nasir.

Namun, belakangan PKS memantapkan sikap politik untuk tetap berada di luar pemerintahan. PKS menolak ajakan bertemu Presiden Joko Widodo saat Mensesneg Pratikno berkomunikasi dengan Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid. PKS ingin pertemuan dilakukan usai pengumuman kabinet.

"Ingin mewujudkan sikap konsisten tapi yang paling penting kader di bawah sehingga mereka tidak bingung melihat pimpinan mereka. Kita ingin konsisten dari awal sampai akhir," jelas Nasir.

Dia menjelaskan, sebetulnya PKS dan Jokowi memiliki kesamaan. Dia mengungkit PKS pernah mengusung Jokowi menjadi wali kota Solo.

Tetapi, PKS tegas pada sikap sebagai partai yang kalah dalam Pemilu 2019. PKS tetap di luar pemerintahan.

"Karena kita ingin konsisten kita tidak menang maka kita berada di dalam barisan yang tidak menang itu," ucap Nasir.

Baca juga:
Nasdem Bakal Temui PKS Usai Pelantikan Jokowi
Gerindra Bakal Ajak PKS Evaluasi Calon Wagub DKI
Safari ke Sejumlah Partai, Fraksi PKS Bangun Kerja Sama Demi Tingkatkan Kerja DPR
Di UU KPK Baru, PKS Hanya Setuju Soal SP3
PKS yang Terancam Menjomblo Sebagai Oposisi
PKS Klaim Diminta Mensesneg untuk Bertemu Jokowi
Mardani Yakin Jatah Wagub DKI Tetap Milik PKS Meski Sandi Balik ke Gerindra

(mdk/lia)