Nusron Wahid: Belum Rapat Pleno, Golkar Tak Siap Hadapi Pilkada 2020

POLITIK | 4 September 2019 18:51 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Nusron Wahid, membeberkan alasan banyaknya kader Golkar yang ingin menggelar rapat pleno. Dia menyebut, banyak agenda penting yang membutuhkan keputusan bersama.

Misalnya, seperti penentuan alat kelengkapan dewan, konsolidasi partai, hingga evaluasi pasca Pilpres dan Pileg. Dari situ, Nusron melihat partainya tidak siap menghadapi Pilkada 2020.

"Kita masih belum ready to play dalam kontestasi politik tahun depan," kata dia saat jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (4/8).

Nusron pun memberikan apresiasi mengenai langkah DPP Golkar yang akan menggelar rapat seluruh Koordinator Bidang (Korbid) pada hari Jumat tanggal 6 sampai Selasa 10 September 2019. Namun, rapat Korbid bukanlah hal yang diinginkan kader.

"Pada satu sisi kita apresiasi berarti desakan teman-teman sedikit didengarkan, tapi sekali lagi yang kita butuhkan bukan rapat korbid. Yang dibutuhkan teman-teman adalah rapat pleno untuk membuat keputusan politik," tegasnya.

"Keputusan politik apa? Misalnya kapan akan konsolidasi dimulai, keputusan strategi itu diambil. Jadi bukan rapat teknis untuk menjabarkan program kerja," tandas kepala BNP2TKI itu.

Baca juga:
Rapat di Sultan, Kubu Bamsoet Desak Airlangga Segera Gelar Pleno Golkar
Kubu Bamsoet Miris Bendum yang Biayai Operasional Dilarang Masuk DPP Golkar
Rapat Pleno Kubu Bamsoet Dipindah ke Hotel Sultan
Yorrys: Rapat Pleno Golkar Kubu Bamsoet Bahas Evaluasi Pemilu
Nusron Wahid akan Pimpin Rapat Pleno Golkar kubu Bamsoet
Kubu Bamsoet Tetap Gelar Pleno Meski Diusir dari DPP Golkar
Loyalis Airlangga Ingatkan Kubu Bamsoet: Undangan Pleno Harus Ditandatangani Ketum

(mdk/rnd)