OSO Heran Wiranto Mundur: Di AD/ART Hanura Memang Tak Ada Posisi Ketua Wanbin

OSO Heran Wiranto Mundur: Di AD/ART Hanura Memang Tak Ada Posisi Ketua Wanbin
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana
NEWS | 18 Desember 2019 16:59 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wiranto mengundurkan diri dari Partai Hanura. Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) merasa heran. Sebab, posisi Wiranto sebagai Ketua Dewan Pembina Hanura memang tidak tercatat dalam kepengurusan Hanura yang dipimpin OSO.

"Lah saya enggak pernah memecat Pak Wiranto, karena memang enggak ada di dalam AD/ART itu enggak ada ketua dewan pembina. Kalau nanti mau ada ketua dewan pembina bisa kita usulkan dalam munas ini, adakan lagi ketua dewan pembina," kata OSO saat jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (18/12).

OSO terkejut Wiranto mundur dari Hanura. Sebab, kata OSO, eks Menko Polhukam tersebut tidak punya posisi strategis di Hanura.

"Saya juga terkejut mundurnya dari mana. Kalau mundur itu kan kalau ada ditempat. Tapi kalau umpamanya di tempatnya enggak ada, dia mundur kan saya juga enggak ngerti," ucap OSO.

Meski demikian, kata OSO, konflik yang ada tidak perlu diperbesar. Sebab, baik dirinya dan Wiranto tidak luput dari kesalahan sebagai manusia.

"Saya juga bisa khilaf apalagi Pak Wiranto yang penting kita baik-baik sajalah karena apa niat kita untuk besarkan partai ini semua," kata OSO.

Mantan Ketua DPD itu kemudian mengajak kelompok Hanura yang berseberangan dengan kubunya untuk bersatu.

"Untuk hal yang baik jangankan Pak Wiranto. Siapapun orang yang ingin besarkan Hanura pasti akan kita terima," pungkas OSO.

2 dari 2 halaman

Wiranto melepaskan jabatannya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura. Dia menyatakan alasannya. Pertama, tugas berat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden. Sehingga tidak memungkinkan bagi Wiranto untuk mengemban jabatan lain.

"Saat ini, saya menyatakan mundur dari Ketua Dewan Pembina Hanura. Mengapa? Ini kesadaran saya," kata Wiranto di Jakarta, Rabu (18/12).

Menurut Wiranto, tugas sebagai dewan pertimbangan presiden sangat kompleks dan tidak ringan. Dia berharap pengunduran dirinya dari Partai Hanura tidak dipolitisir. (mdk/ray)

Baca juga:
Wiranto Cs Ingin Buat Munaslub, OSO Sebut Pengurus Resmi Terdaftar di Kemenkum HAM
Sah! OSO Aklamasi Jadi Ketum Hanura Lagi
Wiranto Marah Besar Dimaki dan Dituduh Pengkhianat di Hanura
Kubu Wiranto Galang Dukungan Bikin Munas Tandingan
VIDEO: Curhat Wiranto Tak Tahan Kerap Diserang Hanura Kubu OSO

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami