Paloh Tunggu Momen Ketemu PAN dan Demokrat: Kalau Sekarang, Nanti Dibilang Jualan

POLITIK | 9 November 2019 08:05 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Umum Nasdem Surya Paloh bakal menunggu momentum yang tepat untuk kembali melakukan safari politik ke partai non koalisi. Setelah, pertemuannya dengan Presiden PKS Sohibul Iman mendapatkan respons kurang baik. Salah satunya Presiden Joko Widodo yang mempertanyakan pertemuan tersebut.

Padahal, Nasdem berniat akan bertemu dengan PAN sampai Demokrat. Namun, Paloh mengaku akan menunggu ketimbang dituding bertemu sebagai ancang-ancang keluar koalisi.

"Ya kita lihat momennya, kalau sekarang, nanti kita dibilang jualan lagi," ujar Paloh di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/11).

1 dari 1 halaman

Pelukan dan Rangkulan dengan PKS

Dia merasa geram dengan sikap curiga dan sinis terhadap Nasdem karena merangkul PKS. Paloh tak menyebut pihak mana. Dia bahkan menyindir partai merasa paling pancasilais tetapi menolak berangkulan dan salaman sampai menjadikan kawan sendiri musuh.

Paloh menegaskan, komunikasi politik Nasdem, tidak memberikan sekat dan hambatan dengan siapapun termasuk dengan partai di luar pendukung pemerintah.

"Maka komunikasi politik Nasdem begitu cair tidak ada sekat hambatan. Baik pengusung pemerintah maupun di luar pemerintahan," tegasnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Surya Paloh: Pikiran Besar Harus Ditawarkan, Bukan yang Introvert
Alasan Surya Paloh Keliling Rangkul Partai Oposisi
Istana Tanggapi Jokowi-Paloh Saling Sindir: Itu Humor Persahabatan
Sebut Tak Niat Sindir PDIP, Surya Paloh Bilang 'Salah Lagi Kita'
Nasdem: Kami Tak Punya Pengalaman Mengkhianati Partner
Anies Baswedan Hadiri Pembukaan Kongres II Partai NasDem