Partai Berkarya Gelar Munaslub Selesaikan Masalah Mahkamah Partai

Partai Berkarya Gelar Munaslub Selesaikan Masalah Mahkamah Partai
Munaslub Partai Berkarya. ©2022 Antara
NEWS | 27 Mei 2022 07:32 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Beringin Karya (Berkarya) menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk menyelesaikan masalah Mahkamah Partai di Jakarta, Kamis (26/5). Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Pr mengatakan Munaslub digelar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di internal Partai Berkarya.

"Munaslub yang kita laksanakan dengan tujuan menguatkan tekad bersama terutama di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga masih ada beberapa poin yang masih menganggu kita semuanya," kata Muchdi dalam keterangannya, Jumat (27/5).

Akibat dari gangguan itu, lebih dari satu tahun terjadi konflik yang berkutat pada masalah internal.

"Materi yang ada di Munaslub kali ini adalah merevisi masalah Mahkamah Partai yang selama ini menggangu perjalanan kita. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan malam ini mendapatkan apa yang kita harapkan," harapnya.

Muchdi berharap dengan selesainya Munaslub ini seluruh kader menyatuhkan tekad untuk menyongsong kejayaan di masa depan. Apalagi, dalam waktu dekat seluruh partai termasuk Partai Berkarya akan menghadapi pendaftaran partai politik pada Agustus 2022.

"Persiapan kita menghadapi pemilu alhamdulillah kita telah laksanakan secara maksimal," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Sementara Sekjen Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengingatkan perlunya kekompakan seluruh pengurus. Apabila tidak kompak dan pengurusnya keluar dari partai, maka, jangan berharap lolos menjadi peserta pemilu.

"Partai ini akan lolos ke pemilu apabila pengurusnya kompak semua. Di pusat kepengurusan 100 persen, di kabupaten kota 75 persen dan di kecamatan 50 persen," katanya.

Namun sayang, politisi yang akrab disapa Badar ini melihat ada bumbu-bumbu perpecahan baru di internal partai.

"Bagaimana kita bisa memperjuangkan rakyat kalau kita tidak bisa memperjuangkan partai kita sendiri di daerah. Banyak yang ingin berbicara tapi ditekan. Kepentingan kita di partai harus sejalan, kalau tidak sejalan ya bubar," katanya. (mdk/ray)

Baca juga:
Hary Tanoe: Berkarya Sepakat Gabung Koalisi Partai Nonparlemen
Potret Konglomerat Hary Tanoe dengan Jenderal Kopassus Pernah Tugas di BIN
Gugatan Kepengurusan Partai Berkarya Tommy Soeharto Kalah di Tingkat Kasasi
Serius Koalisi, Parpol Nonparlemen akan Bentuk Sekber Tampung 13,6 Juta Suara
Tony Akbar: Partai Berkarya yang Sah di Bawah Kepemimpinan Muchdi Pr

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami