PDIP belum bahas & putuskan pengganti Azwar Anas di Pilgub Jatim

POLITIK | 6 Januari 2018 15:46 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berkeras belum memutuskan bahkan membahas terkait pengganti Abdullah Azwar Anas di pertarungan Pilgub Jatim. Seperti diketahui, Anas menyatakan undur diri dari pencalonannya sebagai Cawagud Jatim mendampingi Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

Saat ini PDIP masih fokus membahas soal masalah yang menyerang Anas dimana beberapa hari terakhir beredar foto vulgar yang diduga mirip Anas.

Beredarnya foto itu dinilai PDIP sebagai politik hitam untuk menjegal Anas maju di Pilkada Jatim 2018. Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya telah menerima penyerahan mandat pencalonan yang disampaikan Anas dan ia telah melaporkan kepada Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Kami memang menerima itu tetapi kami belum memikirkan, kami belum memutuskan siapa yang akan menjadi pengganti Pak Azwar Anas. Buat kami itu tidak begitu penting lagi buat kami, yang lebih penting adalah bagaimana kebenaran ditegakkan," jelasnya di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1).

Hasto menegaskan pihaknya tetap kokoh memberi dukungan moral terhadap masalah yang menimpa Azwar Anas. Karena bagi PDIP, Anas adalah korban politik hitam.

"PDIP tetap kokoh kami memberikan dukungan moral, dukungan sepenuhnya bahwa yang namanya Abdullah Azwar Anas adalah sebuah korban dari politik yang liberal itu," tegasnya.

Dengan apa yang menimpa rekannya itu, Hasto menyimpulkan bahwa menjadi pemimpin yang benar-benar dikehendaki rakyat memang tak mudah. "Kami bisa memahami perasaan dari Bapak Azwar Anas. Kami bisa memahami bahwa perjuangan dari Abdullah Azwar Anas tidak mudah untuk menjadi pemimpin," ujarnya.

Pemilu atau Pilkada tegasnya bukan segala-galanya untuk mendapatkan kekuasaan, apalagi dengan cara-cara kotor seperti kampanye hitam. "Karena itulah PDIP menginstruksikan bahwa meskipun Pak Anas telah menyerahkan mandat kepada DPP kita tetap beri dukungan untuk melawan segala bentuk politik hitam," tegasnya.

"Kita memberikan dukungan terhadap Pak Azwar Anas di dalam menegakkan kebenaran di atas kebenaran itu. Karena kami percaya kami diajari dalam berpolitik bagi siapapun yang menggunakan segala cara tidak akan menang. Mereka akan dikalahkan oleh kekuatan rakyat itu sendiri," lanjutnya.

Hasto juga menyerukan kepada masyarakat Jatim agar tak mau kalah dengan praktik politik hitam. "Mari mulai hari ini kita perangi politik hitam. Siapa yang menghalalkan segala cara tak mendapatkan tempat di republik ini yang mencintai kedamaian, yang beretika, berpancasila," tegasnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Gus Ipul hargai keputusan Azwar Anas mundur di Pilgub Jatim
Rektor se-Jatim minta jaga kedamaian Pilgub Jatim
Gus Ipul dan Risma apresiasi Anas yang mundur dari Pilgub Jatim
Muncul nama bupati Ponorogo bakal dampingi Gus Ipul di Jawa Timur
Diisukan jadi Cawagub, Ipong ngaku berteman sangat baik dengan Gus Ipul

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.