PDIP: Di Indonesia Semua Mata Anggaran Rentan Dikorupsi

PDIP: Di Indonesia Semua Mata Anggaran Rentan Dikorupsi
Hendrawan Supratikno. ©2017 dok foto dok ri
POLITIK | 21 Mei 2020 13:24 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti program Pemulihan Ekonomi Nasional yang rentan dikorupsi. Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno menyebut semua mata anggaran apapun rentan dikorupsi.

"Di Indonesia, mata anggaran apapun, tidak hanya yang terkait PEN (pemulihan ekonomi nasional) rentan korupsi. Semua rentan dikorupsi," kata Hendrawan melalui pesan singkat, Kamis (21/5).

Menurut dia, anggapan KPK yang menilai PEN rentan dikorupsi atau disalahgunakan merupakan benar adanya.

"Jadi pernyataan KPK benar dan normatif adanya. Kata orang bijak, tindakan lebih nyaring terdengar, action speaks louder," ucap dia.

Dia menambahkan, KPK menyoroti hal itu karena mengaitkan pelaksanaan program tersebut dibawah payung undang-undang nomor 2 tahun 2020 khususnya Pasal 27. Isinya sejumlah pejabat yang melaksanakan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tak dapat dituntut, baik secara perdata maupun pidana asalkan dalam melaksanakan tugas didasarkan pada iktikad baik dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

"Namun, seperti yang sudah dijelaskan oleh Menkeu, penyalahgunaan kewenangan dan niat yang buruk dalam pelaksanaan program, tetap dapat dipidanakan," ucapnya.

Hendrawan mendukung segala bentuk korupsi harus diberantas. Maka dari itu, MPR pernah membuat Ketetapan MPR tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau Tap XI/MPR/1998.

"Itu sebab kita mendirikan KPK. Itu sebab kita menyebut ada darurat korupsi, dan korupsi kita deklarasikan sebagai penyakit kanker ganas yang menggerogoti sukma bangsa," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Warning KPK...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami