PDIP Minta Menteri Berimajinasi Kontestasi 2024 Berhenti Pencitraan

PDIP Minta Menteri Berimajinasi Kontestasi 2024 Berhenti Pencitraan
POLITIK | 20 Oktober 2020 10:36 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menuturkan satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang tidak ringan.

Dalam pandemi ini, koordinasi, kerjasama dan kemampuan komunikasi publik diperlukan bagi seluruh jajaran kabinet. Menteri harus fokus pada lingkup kerjanya.

"Koordinasi, kerjasama, dan kemampuan melakukan komunikasi publik bagi seluruh jajaran kabinet bersifat wajib. Menteri harus fokus pada ruang lingkupnya. Hal-hal yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak seperti stabilitas harga kebutuhan pokok rakyat, dan upaya menciptakan lapangan kerja bagi rakyat melalui padat karya berbasis tunai terus dikedepankan. Pada saat bersamaan, peningkatan daya tahan rakyat di dalam menghadapi Covid-19 melalui asupan gizi, protein, dan vitamin yang cukup, harus dilakukan melalui kerja gotong royong seluruh jajaran pemerintahan, pusat hingga daerah," ujar Hasto dalam siaran pers, Selasa (20/10).

Hasto mengingatkan, para menteri merupakan pembantu Presiden. Menteri harus berani mengambil terobosan dan totalitas dalam memimpin kementeriannya.

Sebab itu, Hasto meminta menteri yang berimajinasi pada kontestasi Pemilu 2024 dan melupakan tugasnya sebaiknya berhenti pencitraan sebagai menteri Presiden Joko Widodo.

"Menteri harus berani mengambil terobosan. Sebab menteri adalah sosok yang seharusnya memahami hal ikhwal kementerian yang dipimpinnya. Totalitas jajaran kabinet sangat penting. Karena itulah ketika ada indikasi menteri yang terlalu berimajinasi pada kontestasi Pemilu 2024, dan melupakan tugas dan tanggung jawab utamanya sebagai pembantu Presiden, sebaiknya segera menghentikan seluruh gerak pencitraannya, dan menempatkan kejar prestasi sebagai bagian budaya kerja. Sebab soliditas dan daya juang para menteri di tengah pandemi ini sangat penting," kata Hasto.

Hasto mengingatkan, dalam rangka menghadapi pandemi ini perlu komunikasi politik handal, kemampuan membangun harapan, dan perlunya mempercepat gerak dan laju perekonomian rakyat.

"Dalam tantangan yang tidak ringan tersebut, konsolidasi politik dan pemerintahan merupakan modal terpenting. Krisis harus dihadapi dengan komunikasi politik yang handal, kemampuan membangun harapan, dan perlunya mempercepat gerak dan laju perekonomian untuk rakyat," kata Hasto.

PDIP juga mendorong kerjasama seluruh partai politik pengusung pemerintah baik di pusat maupun daerah dan dukungan basis akar rumput partai. Hal itu sebagai kunci menghadapi krisis.

"Kerjasama politik juga dikedepankan dengan membangun dialog dengan seluruh elemen masyarakat. Kunci menghadapi krisis akibat pandemi adalah dialog, gotong royong, dan ciptakan kondisi politik yang stabil. Mereka yang memancing di air keruh dalam situasi pandemi ini, akan berhadapan dengan kekuatan rakyat," kata Hasto. (mdk/lia)

Baca juga:
Megawati Pesan Kader PDIP Tak Boleh Terlena, Pegang Teguh Ideologi Pancasila
Pesan Megawati kepada Kader BMI, Optimisme di Tengah Pandemi
Gibran Sebut Sandiaga dan Semua Jurkam akan Hadir Secara Daring
Politikus PDIP Soroti 'Salto Politik' Partai Demokrat di UU Cipta Kerja
SBY: Saya Dulu Hormati Semua, Misalkan saat PDIP Jadi Oposisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami