PDIP Sebut Konsep IKN Nusantara Indonesiasentris Cita-cita Bung Karno

PDIP Sebut Konsep IKN Nusantara Indonesiasentris Cita-cita Bung Karno
Soekarno. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 18 Februari 2022 13:31 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, konsep pembangunan Indonesiasentris dalam Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara merupakan cita-cita Presiden pertama Indonesia Soekarno. Sang Proklamator itu ingin Kalimantan menjadi pusat pemerintahan.

"Konsepsinya Ibu Kota Negara baru ini merupakan penjabaran dari Indonesiasentris dan secara historis apa yang dilakukan oleh Bung Karno pada tahun 60 sudah menempatkan Kalimantan itu sebagai koridor strategis guna menatap masa depan dunia yang berada di Pasifik," kata Hasto dalam webinar tentang IKN, Jumat (18/2).

Menurut Hasto, Kalimantan menjadi IKN merupakan konsekuensi geopolitik Indonesia. Kata dia, di Kalimantan Timur terbentang kawasan perdagangan strategis.

"Mengingat di depan Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur itu terbentang suatu kawasan perdagangan strategis dari Selat Lombok hingga ke Selat Makassar," ucap Hasto.

Sebab itu, pembangunan IKN mencerminkan geopolitik Soekarno. Yaitu mencerminkan kepemimpinan Indonesia bebas dari penjajahan.

"Kemudian semangat dunia baru yang demokratis yang mengedepankan eksistensi damai," ungkap Hasto.

Hasto berharap desain IKN mencerminkan keseimbangan. BUkan hanya konsep modern saja, tetapi juga sesuai kultur dan budaya Indonesia.

"Mementingkan suatu keseimbangan bagaimana alam raya di Kalimantan Indonesia dan dunia dengan berbagai filosofi, seperti di Bali dikenal konsepsi Tri Hita Karana. Karena itulah tata ruang dan arsitektur harus mencerminkan kepemimpinan Indonesia, kultur Indonesia, dan halaman Indonesia. Suatu spirit modern city, smarty city, tapi harus didasari oleh nature kita, culture kita. Itu suatu hal yang penting dan menjadi roh desain arsitektur," kata Hasto.

Maka itu, IKN Nusantara ini dinilai melambangkan jembatan kesejarahan Indonesia.

"Ini pada dasarnya merupakan suatu jembatan histori antara masa lalu Indonesia dan kemudian mimpi Indonesia membangun peradaban dunia. Inilah yang kita harapkan sebagai suatu core value dalam membangun tata kota dan arsitek dari ibu kota baru," kata Hasto.

Dalam kesempatan yang sama, Hasto memberikan apresiasi ke narasumber arsitek Yori Antar yang telah mengangkat kembali konsepsi arsitektur berdasarkan budaya dan kondisi geografis Indonesia.

"Bung Karno sejak awal menegaskan pentingnya Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan, membangun jalan berdiri di atas kaki sendiri. Apa yang disampaikan Pak Yori menggambarkan kebangkitan spirit itu. Spirit untuk mengangkat arsitektur Indonesia yang jika digali muatan filosofisnya juga luar biasa," ucap Hasto.

"Pak Yori telah menggali keseluruhan khasanah arsitektur Indonesia untuk ditampilkan dalam kesadaran iklim dua musim dan pemahaman terhadap ruang publik serta sistem sosial gotong royong," tambah Hasto.

Sementara, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengajak semua pihak bergotong-royong membangun IKN. "Ini menjadi center pembangunan, pemerataaan pembangunan Indonesia. Mudah-mudahan bisa menjadi kenyataan," kata dia.

Arsitek dari Jepang Kengo Kuma juga mengungkapkan IKN di Kalimantan diharapkan menjadi contoh atau model bagi Ibu kota terutama di Asia.

"Kalau perlu, bahkan satu-satunya setelah Corona selesai menjadi satu-satunya Ibu Kota yang berdiri setelah Corona dan menjadi model yang sangat baik, contoh bagi dunia, dimana sebagai Ibu Kota Negara yang sangat asri, menciptakan hal yang positif yang ada," kata Kuma.

Baca juga:
Presiden Jokowi Resmi Teken UU IKN, Pembangunan Dimulai Tunggu Aturan Turunan
Gus Yahya: NU Ingin Ikut Membangun Desain Sosial di IKN Nusantara
Markas TNI di IKN Butuh 4.500 Hektar, Jenderal Andika: Kita Perlu Kekuatan Tambahan
Mendagri Tito: Salah Satu Tujuan IKN Agar Pembangunan Tak Terpusat di Jawa
Jokowi Teken UU IKN, Pembangunan Ibu Kota Nusantara Resmi Dimulai
Mendagri Tito Optimis IKN Dongkrak Pemerataan Pembangunan di Indonesia
Mendagri Tito Minta Pemda Sekitar IKN Nusantara Tangkap Peluang Tarik Investor

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami