PDIP Soal Pertemuan NasDem dan PKS: Kami Tidak Mencampuri Partai Lain

PDIP Soal Pertemuan NasDem dan PKS: Kami Tidak Mencampuri Partai Lain
Surya Paloh di Markas PKS. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie
POLITIK | 3 November 2019 03:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pertemuan PKS dan NasDem menjadi sorotan publik. Kedua parpol ini dianggap akan menjadi 'batu hambatan' pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin, usai Gerindra bergabung ke pemerintahan.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, setiap partai memiliki kedaulatan untuk bertemu dengan siapa saja.

"Setiap partai kan memiliki kedaulatan untuk bertemu dengan siapa saja," katanya di Jakarta, Sabtu (2/11).

Untuk partainya, dia mengungkapkan, setelah Jokowi membentuk kabinet, maka skala prioritas PDIP bergerak ke bawah.

"Jadi, manuver dan pergerakan politik PDI Perjuangan itu ke bawah untuk memberikan dukungan terhadap kabinet baru yang terbentuk ini. Memberikan dukungan kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sehingga apa yang dicita-citakan bersama dapat dicapai sepenuhnya," ungkapnya.

Meski demikian, Hasto menjelaskan, setiap partai punya kedaulatan di dalam menentukan arah dan strategi politiknya.

"Kami tidak bisa mencampuri atas apa yang dilakukan oleh partai lain," tukasnya.

Dia menuturkan, itu adalah pertemuan silahturahmi. Namun, jika ada yang mau jadi duri dalam daging, pasti menyakitkan.

"Kalau jadi duri dalam daging kan menyakitkan. Para elite masa mau saling menyakiti? Kan tidak. Para elite ini ingin menunjukkan bahwa berpolitik itu penuh dengan idealisme, berpolitik itu untuk membangun Indonesia yang lebih baik, lebih maju. Jadi jangan diisi politik dengan berbagai hal yang tujuannya bertentangan dengan hakikat politik itu," jelas Hasto.

Sehingga, menurutnya, pertemuan tersebut menunjukkan bahwa setiap partai memang punya strategi, punya cara di dalam menunjukkan seluruh arah politiknya.

"Tapi kalau bagai PDI Perjuangan, ya berpolitik itu dengan sebuah identitas, ideologi yang fokusnya adalah kerakyatan, kebangsaan dan membangun masyarakat yang makmur dan berkeadilan," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/fik)

Baca juga:
PDIP Nilai Langkah Jokowi Tunggu Hasil MK Sebelum Keluarkan Perppu KPK Sudah Tepat
Melayat GKR Galuh Kencana, Gibran dan Achmad Purnomo Saling Bertemu
Surya Paloh: Ngapain Mau Jadi Oposisi, NasDem Sedang Menikmati Pemerintahan
Beragam Komentar Menteri Soal Airlangga Gelar Rapat Golkar di Kantor Kemenko
Surya Paloh Bertemu Presiden PKS, PDIP Ingatkan Jangan Main Politik Dua Kaki

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami