PDIP Soal Teror Molotov: Kami Tidak Kenal Mundur dan Takut

PDIP Soal Teror Molotov: Kami Tidak Kenal Mundur dan Takut
Stockshoot petinggi parpol. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
NEWS | 29 Juli 2020 10:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kantor Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dilempar bom molotov, Selasa (28/7) sekitar 02.30 WIB. Belum diketahui siapa dan apa motif pelaku pelemparan tersebut.

DPP PDIP menyatakan tindakan tersebut perbuatan orang pengecut.

"PDI Perjuangan menentang berbagai bentuk teror. Pelemparan bom molotov adalah tindakan pengecut, dan memiliki motif ideologis,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (19/7).

Hasto mengatakan, serangan molotov ke kantor PAC adalah serangan atas demokrasi, serangan terhadap kemanusiaan, dan serangan atas tatanan kehidupan masyarakat yang mendambakan hidup tenteram.

Dia menegaskan, PDI Perjuangan sangat kokoh di dalam memegang teguh Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI, dan kebinnekaan Indonesia.

“Karena itulah terhadap aksi teror tersebut, tidak akan pernah menyurutkan semangat juang kami," kata Hasto, Rabu (29/7).

"Terlebih atas penghormatan masyarakat Indonesia yang menempatkan PDI Perjuangan sebagai Partai Nasionalis Soekarnois. PDI Perjuangan partai grass roots, tidak kenal mundur dan takut," lanjut dia.

Baca Selanjutnya: Tetap Tenang...

Halaman

(mdk/rnd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami