Pembahasan Tahapan Pemilu Tunggu Anggota KPU-Bawaslu Baru Terpilih

Pembahasan Tahapan Pemilu Tunggu Anggota KPU-Bawaslu Baru Terpilih
Wajib kenakan sarung tangan saat pencoblosan suara. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 25 Januari 2022 11:09 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Komisi II DPR RI akan menggelar rapat membahas tahapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Maret 2022. Rapat membahas tahapan itu akan dilakukan bersama anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang baru.

"Tahapan pemilu kita harapkan Komisioner KPU, Bawaslu yang baru terpilih sudah melakukan lanjutan pemaparannya pada bulan Maret 2022 setelah masa reses DPR-RI," ujar Junimart kepada wartawan, Selasa (25/1).

Saat ini tengah dalam proses seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu RI. Komisi II dalam waktu dekat akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Lebih lanjut, Junimart memberikan catatan, tahapan Pemilu harus dibahas dengan pertimbangan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Ia mengusulkan, masa kampanye harus dipersingkat menjadi 50 hingga 75 hari.

"Untuk masa kampanye Pemilu, KPU menyampaikan usulan selama 120 hari. Saya memberi masukan dipersingkat lagi menjadi 50 sampai 75 hari saja mengingat pandemi dan dampaknya, masa pemulihan ekonomi dan antisipasi polarisasi gesekan antara para pendukung," ujarnya.

Komisi II telah menggelar rapat dengan penyelenggara dan pemerintah terkait jadwal. Kesimpulan rapat ini menetapkan hari pemungutan suara jatuh pada Rabu, 14 Februari 2024.

"Untuk penyelenggaraan pemungutan suara pemilu serentak, untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dan anggota DPD RI dilaksanakan pada hari Rabu 14 Febaruari 2024," ujar Junimart.

Sementara itu, untuk pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) mulai dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan pada hari Rabu, 27 November 2024.

"Selanjutnya untuk penyelenggaraan Pilkada serentak itu dilakukan pada 27 November 2024," jelasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
DPR dan KPU akan Rapat Bahas Tahapan Pemilu, Salah Satunya Masa Kampanye
Alasan KPU Menetapkan Hari Pencoblosan Pemilu 14 Februari 2024
Polri Antisipasi Penyebaran Hoaks Jelang Pemilu 2024
Solid Dukung Airlangga Capres, Begini Strategi Kampanye Golkar Jatim
Pemilu 2024 Diputuskan Digelar 14 Februari dan Pilkada Serentak 27 November
Durasi Kampanye Pemilu 2024: KPU Usul 120 Hari, Pemerintah Minta 90 Hari

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami