Penjelasan BPN Soal Aksi Gebrak Podium: Prabowo Bersemangat Saat Pidato

POLITIK | 9 April 2019 13:29 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggebrak podium saat berkampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4). Aksi itu dilakukan Prabowo saat membahas masalah netralitas TNI dan Polri.

Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid menuturkan, Prabowo selalu bersemangat ketika berorasi di atas panggung. Tidak hanya itu, Prabowo juga kerap melempar guyonan.

"Kan yang diambil cuma berapi-apinya. Sementara beliau guyonan, beliau menyapa dengan sangat ramah, beliau menentramkan massa untuk tidak anarkis, untuk tidak melakukan tindakan menyebar hoaks kok engga dijadikan bagian penting. Itu hanya satu dari sekian banyak segmen ketika beliau berpidato," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4).

Hidayat menilai wajar jika Prabowo bersemangat dalam berorasi mengenai suatu isu. Sebab kondisi Indonesia memang sedang memprihatinkan.

"Kalau kemudian kondisi yang sangat memprihatinkan ini kemudian beliau sampaikan 'nyuwun ngapunten nggih kulo badhe matur', ya enggak kena dong. Ya beliau sampaikan pasti dengan tegas dan keras. Orasi ya begitu. Orator ya begitu," ungkapnya.

Meski begitu, Prabowo menggebrak podium masih dalam batasan wajar. Dalam pidato itu Prabowo juga masih sempat bercanda juga.

"Karena sekali lagi bukan hanya sepanjang pidato dari awal sampai akhir menghadirkan kekerasan atau mendukung kekerasan atau menghadirkan sesuatu yang kemudian menghadirkan ketidaknyamanan," ucapnya.

Untuk diketahui, Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto hadir di kampanye akbar yang digelar di Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta, Senin (8/4). Dalam orasinya, Prabowo meminta kepada anggota anggota TNI dan Polri untuk netral.

Selain itu, Prabowo pun meminta kepada anggota TNI dan Polri untuk tidak membela kepentingan asing. Prabowo menyebut, TNI dan Polri adalah TNI dan Polrinya rakyat Indonesia.

"Hai adik-adikku yang di tentara dan polisi yang masih aktif. Ingat kau adalah tentara rakyat, polisinya rakyat seluruh Indonesia. Kau tidak boleh mengabdi pada segelintir orang apalagi membela antek-antek asing. Sekarang kau kau bela-bela antek asing," ujar Prabowo dengan nada tinggi sembari menggebrak mimbar pidato berulang kali.

Melihat Prabowo yang menggebrak-gebrak mimbar, Ketua Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga, Amien Rais ditemani oleh Ketua FUI, Syukri Fadholi pun berdiri dari tempat duduk dan segera mendekati Prabowo.

Syukri dan Amien Rais pun berusaha menenangkan Prabowo yang menggebrak mimbar berulang kali. Amien Rais yang mengenakan surjan coklat dan blangkon hijau pun membisikkan sesuatu ke Prabowo.

"Mereka kuatir saya ini apa namanya.. Jadi tadi dibisiki sabar, sabar," ungkap Prabowo.

Setelah mereda gebrakan Prabowo, Amien Rais pun nampak memijat bahu Prabowo. Setelahnya keduanya pun bergaya sedang silat di atas panggung. Sontak para pendukung capres-cawapres 02 yang ada di Stadion Kridosono pun tertawa.

Baca juga:
Tiga Sikap Prabowo Usai Ratna Sarumpaet Cerita Dianiaya
Sekjen PDIP sebut Kredibilitas dan Martabat Prabowo Bisa Runtuh Akibat Tempramental
Pulang dari Kampanye Prabowo di Yogya, Mukhlis Ditembak Air Softgun
Cerita 12 Kursi Menteri untuk Demokrat
Ajudan Prabowo Bakal Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet Besok
Prabowo Diminta Tiru Gaya Kampanye Jokowi yang Menghargai Perbedaan

(mdk/noe)