Penjelasan Istilah-Istilah Unik Disampaikan Ma'ruf Amin dalam Debat

POLITIK | 18 Maret 2019 13:41 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Debat cawapres pada Minggu (17/3) kemarin berjalan lancar. Tema debat adalah tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. Ada beberapa istilah yang disampaikan cawapres Ma'ruf Amin dalam debat menjadi sorotan.

Istilah-istilah tersebut menjadi ramai diperbincangkan. Berikut penjelasan istilah unik yang disampaikan Ma'ruf Amin dalam debat:

1. Infrastruktur Langit

Mungkin istilah infrastruktur langit jarang orang mendengar. Bicara infrastruktur ya pasti di darat, udara dan laut. Tapi ini ada infrastruktur langit. Apa maksudnya?

Menurut Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin, Pemerintah Jokowi-JK tak cuma berhasil membangun infrastruktur darat, laut, udara tetapi juga langit. Infrastruktur langit yang dimaksud merujuk pada proyek pembangunan jaringan serat optik nasional Palapa Ring.

"Infrastruktur langit adalah melalui Palapa Ring mengenai infrastruktur digital, sehingga sekarang tumbuh usaha, seperti startup, bahkan juga unicorn, bahkan juga kemungkinan sebentar lagi akan ada decacorn," katanya.

2. Ma'ruf Amin Sebut Istilah Dudi

Selain Infrastruktur langit, pada debat cawapres kemarin Ma'ruf Amin juga menyebut istilah DUDI. DUDI artinya Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Istilah itu muncul ketika menjawab pertanyaan soal dana riset. Di mana cawapres nomor urut 01 itu berjanji akan membentuk Badan Riset Nasional untuk mengkoordinasikan semua dana riset. Pada badan tersebut juga rencananya bakal mengikutserta semua pihak termasuk DUDI. "DUDI itu artinya, Dunia Usaha dan Dunia Industri," jelasnya.

3. 10 Years Challenge

Dalam debat cawapres, Ma'ruf Amin juga beberapa kali menyebut istilah Ten Years Challenge atau tantangan dalam sepuluh tahun. Istilah tersebut muncul ketika Ma'ruf menjawab pertanyaan panelis soal prediksi domestik bruto Indonesia berada di 5 besar dunia pada 2045.

Ma'ruf menyebut optimalisasi riset termasuk pengembangan dana abadi pendidikan, kebudayaan, dan riset.

"Dengan berbagai dana itu, kami yakin riset kita di masa yang akan datang, kita akan menjawab Ten Years Challenge," katanya. (mdk/has)

Baca juga:
Soal Stunting, YLKI Nilai Para Cawapres Belum Punya Solusi Sistematis
Safari ke Jatim, Ma'ruf Bidik Suara di Madura
Ma'ruf soal Debat Cawapres: Saya Dengar Jokowi Sangat Puas
Ujian Berat Bobby Demi Jokowi
TKN Jokowi Nilai Penampilan Ma'ruf Amin di Luar Ekspektasi
Unjuk Gigi Menantu Jokowi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.