Perkuat Kubu Oposisi, PKS akan Buka Komunikasi dengan PAN, Demokrat & Berkarya

POLITIK | 14 November 2019 21:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal menyatakan partainya akan melakukan pertemuan dan menjalin komunikasi dengan sejumlah partai non-pemerintah. Di antaranya yakni PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

"Kami akan silaturahim dengan berbagai partai. Juga ada yang berkunjung ke PKS. Kami akan jadwalkan terus dalam beberapa bulan ke depan," kata Mustafa saat Rakornas PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (14/11).

1 dari 2 halaman

Jadwalkan Pertemuan dengan Berkarya

Dia menyebut dalam waktu dekat, Presiden PKS Sohibul Iman akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Kendati begitu, Mustafa belum menyebut secara detail waktu pertemuan keduanya. "Mudah-mudahan, paling dekat, kami akan bertemu Partai Berkarya minggu depan di TB Simatupang. Mas Tommy ada rencana berkunjung ke DPP PKS," ucapnya.

Mustafa menyatakan pihaknya memiliki alasan tetap melibatkan Partai Berkarya yang tidak lolos parlemen dalam membangun kekuatan oposisi.

"Berkarya mungkin belum punya kesempatan di tingkat pusat, tetapi di provinsi dan kota/kabupaten, Berkarya punya kader tangguh," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Sudah Bertemu NasDem

Presiden PKS Sohibul Iman juga sempat melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Pertemuan itu sempat menggemparkan sejumlah publik, sebab keduanya sempat saling berpelukan.

Para petinggi Partai NasDem menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rabu (30/10/2019). Rombongan Partai Nasdem dipimpin langsung Ketua Umum Surya Paloh.

Usai pertemuan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memastikan, partainya belum menyepakati koalisi dengan partai pimpinan Sohibul Iman. Meski keduanya menunjukkan keakraban saat pertemuan berlangsung.

"Belum, belum ada (ingin buat koalisi), itu belum, kita bahas proses pendidikan politik dulu," kata Paloh di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10).

Reporter: Ika Defianti (mdk/ray)

Baca juga:
Presiden PKS: Hanya dengan Mega dan Puan Saya Tidak Cipika-Cipiki
Presiden PKS: Kita Saksikan Ada Dalam Koalisi Tapi Diam-Diaman
Rakornas Putuskan PKS Jadi Oposisi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Fahri Hamzah Tagih Rp 30 M, Ini Tanggapan Presiden PKS
Salim Segaf Soal Pelukan Sohibul-Paloh: Kalau Ada Pemilu Sekarang Naik Suara PKS