Pilkada 2020 Program Strategis Nasional, Kemendagri Minta Disukseskan

Pilkada 2020 Program Strategis Nasional, Kemendagri Minta Disukseskan
Pencoblosan ulang di TPS 18 Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori
NEWS | 26 Juli 2020 14:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pilkada serentak 2020 merupakan salah satu program strategis nasional. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta semua pihak ikut mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020.

"Kita sepakat ini merupakan agenda nasional atau ada juga yang menyebut program strategis nasional, dan ini harus dilaksanakan dan disukseskan," ujar Plt Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori dalam keterangan persnya, Minggu (26/7).

Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya. Karena digelar di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Untuk itu, Kemendagri menekankan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 harus sesuai dengan protokol kesehatan.

"Yang penting yang ingin saya sampaikan, bahwa seluruh tahapan Pilkada harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan serta berpedoman pada prinsip-prinsip demokrasi," kata Hudori.

Meski dalam kondisi pandemi, Hudori mengatakan Pilkada 2020 harus tetap berdasarkan pada prinsip demokrasi. Sehingga, kepala daerah yang terpilih nantinya benar-benar sosok yang mendapat amanat dan kepercayaan masyarakat.

"Prinsip demokrasi yang saya maksud ini bisa saja supaya nanti bisa melahirkan pemimpin daerah yang berkomitmen antara lain berkualitas, di satu sisi harus memperhatikan protokol kesehatan," jelas dia.

Seperti diketahui, Pilkada Serentak 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia meliputi, 9 Provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pemungutan yata Pilkada 2020 mulanya akan digelar pada 23 September. Namun, hari pencoblosan diundur menjadi 9 Desember 2020 akibat Covid-19.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Kemendagri akan Panggil Kepala Daerah Belum Cairkan NPHD Pilkada 2020
Kemendagri Ajak Semua Pihak Sukseskan Pilkada Serentak Meski Kondisi Pandemi
Perebutan Tiket Pilgub Kalteng, Eks Walkot Palangkaraya Tunggu Rekomendasi PDIP
KPU Siapkan Masker Untuk 20 Persen Pemilih DPT Setiap TPS di Pilkada 2020
KPU Minta Ada Aturan Larang Ketua Satgas Covid-19 Daerah Pajang Gambar di Bansos
Fokus Pilkada, Gibran Serahkan Urusan Bisnis Miliknya ke Kaesang
Pandemi Covid-19, Partisipasi Pemilih di Pilkada Diprediksi Terjun Bebas

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami