Pilkada Medan: Modal dan Kendaraan Politik Menantu Jokowi

POLITIK | 11 Desember 2019 15:18 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution membulatkan tekadnya untuk mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah tahun depan. Dia ingin maju dalam Pemilihan Wali kota (Pilwalkot) Medan 2020.

Bobby mengaku sudah memiliki modal dan kini tengah mempersiapkan kendaraan politik yang akan digunakan. Modal yang dimaksud bukanlah uang, tapi gagasan membangun Kota Medan lebih baik untuk 5 tahun ke depan. Tujuannya untuk kesejahteraan rakyat.

"Kalau modalnya itu. Sekarang basic saya pengusaha," kata Bobby usai nonton bareng laga sepak bola SEA Games 2019 antara Indonesia Vs Filipina di Warkop Jurnalis, Jalan H Agus Salim, Kota Medan, Selasa (10/12).

Bobby Nasution juga mengaku tengah menjalin komunikasi secara intens dengan partai politik yang akan digunakan sebagai kendaraan saat bertarung di Pilwalkot Medan. Dia belum memastikan berapa partai politik yang mendukungnya. Sejauh ini dirinya sudah mengembalikan formulir Calon Wali Kota Medan ke PDI-P, NasDem, Golkar.

"Hanura sudah mengambil formulir dan secepat mengembalikan," ujarnya.

‎Bobby optimis partai-partai politik tersebut akan mendukung dirinya pada pertarungan merebutkan kursi orang nomor satu di Pemerintah Kota Medan.

"Mengenai berapa persen partai yang mendukung, lihat saja nanti," ungkapnya.

Mengenai pasangannya di Pilkada, Bobby merahasiakannya. Bobby kembali menegaskan bahwa sampat saat ini dan ke depan akan terus secara intens menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya.‎

"Kalau partai, kita bersilaturahmi dan menjalin komunikasi. Kalau dibilang komunikasi, sudah sangat baik," ucap Bobby.

1 dari 2 halaman

Visi Misi Menantu Jokowi

Disinggung soal visi misi, suami Kahiyang Ayu mengaku sudah mempersiapkan. Visi untuk membangun ibu kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut) lebih baik lagi.

Namun dia belum membeberkan gagasan pembangunan serta visi-misinya untuk Kota Medan. Menurut Bobby, masih terlalu dini dan proses tahapan masih panjang menuju Pilwalkot Medan.

"Lihat nanti, tergantung kita. Tempat yang mana-mana saja mau dibangun, tunggu saja nanti," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Bantah Dinasti Politik

Bobby Afif Nasution telah mengembalikan formulir pendaftaran untuk maju sebagai Wali Kota Medan ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia membantah tujuannya maju sebagai Wali Kota Medan adalah bentuk politik dinasti yang tengah dibangun oleh Presiden Joko Widodo atauJokowi.

"Kalau dibilang dinasti, bukan dinasti. Harus lihat semangatnya. Dinasti itu mungkin motivasinya, itu," katanya.

Selama menjadi menantu Jokowi, yang diturunkan oleh mantan Gubernur DKIJakartadan Wali Kota Solo itu kepada keluarga adalah semangatnya dalam bekerja.

"Bisa dilihat sendiri, kan, bagaimana kinerja Presiden Jokowi, mungkin dinastinya itu saja. Kalau dinasti politik, dinasti kekuasaan, untuk apa," sebutnya.

Reporter: Reza Efendi
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
Maju Pilwalkot Medan, Bobby Nasution Bantah Bentuk Politik Dinasti
Gerindra: Tak Bisa Halangi Gibran Maju Pilkada Cuma Karena Anak Jokowi
PKS Soal Menantu Jokowi Maju Pilwalkot Medan: Jangan Kembangkan Politik Dinasti
Saat Anak Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin Nyalon Kepala Daerah
Bukan Nepotisme, Anak dan Mantu Jokowi Ikut Pilkada 2020 Disebut PDIP hanya Kebetulan
PKS Soal Bobby Maju Pilwalkot Medan: Sedih Kalau Tren Nepotisme Muncul Lagi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.