Pilkada Serentak di Jatim, 3 Pasangan Calon Independen Sudah Mendaftar

Pilkada Serentak di Jatim, 3 Pasangan Calon Independen Sudah Mendaftar
POLITIK » MALANG | 23 Februari 2020 17:07 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Sebanyak 3 dari 19 kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengadakan Pilkada Serentak pada 2020 ini, dipastikan terdapat kandidat pasangan calon dari jalur perseorangan (independen). Mereka sudah mendaftar dan dinyatakan diterima.

"Tiga daerah itu adalah Kabupaten Malang, Kota Blitar dan Kabupaten Lamongan. Masing-masing 1 pasangan bacalon. Semua statusnya bisa diterima, untuk kemudian dilanjutkan ke tahap berikutnya, yakni verifikasi," ujar Gogot Cahyo Baskoro, komisioner KPU Jawa Timur, saat berkunjung ke kantor KPU Jember pada Minggu (23/02) siang.

Selain itu, masih dimungkinkan ada tambahan 4 pasangan bacalon jalur independen dari 4 daerah. Hal ini berdasarkan dari konfirmasi dengan tim sukses kandidat,kepada KPU. Empat daerah itu adalah Jember, Surabaya, Sidoarjo dan Banyuwangi.

"Sesuai tahapan, hari Minggu (23/02) ini adalah batas akhir pendaftaran bacalon dari jalur perseorangan. Kita akan tunggu sampai nanti pukul 00:00 WIB. Kewenangannya (untuk jadi mendaftar atau tidak) kan ada di mereka (pasangan bacalon), tetapi mereka konfirmasi akan mendaftar hari ini," lanjut mantan wartawan ini.

Pasangan bacalon bisa mendaftar hanya bisa diterima pendaftarannya sebelum pukul 00:00 WIB. "Tetapi perhitungan (untuk menentukan status diterima atau tidak) bisa di lakukan setelah batas waktu terlewati," jelas Gogot.

Setelah berkas pendaftaran diterima, KPU akan mengecek syarat minimal dan persebarannya. Juga mencocokkan, antara data di softcopy dan hardcopy. "Setelah dinyatakan diterima, baru nanti proses verifikasi administratif," tutur Gogot.

Menyambut pendaftaran kandidat independen, berbagai persiapan sudah digelar oleh KPU. Koordinasi dilakukan KPU dengan polisi untuk memastikan proses penyerahan bisa berjalan kondusif. "Kita juga minta agar tidak ada pengeras suara yang masuk ke kantor KPU, karena itu akan mengganggu proses penerimaan verifikasi," ujar Gogot.

Juru Bicara tim sukses Faida, Rully Effendi mengkonfirmasi kepada Merdeka.com bahwa Faida batal mendaftar pada Sabtu (22/02) kemarin. Pendaftaran akan dilakukan pada Minggu (23/02) pagi ini. Namun hingga siang ini, tidak ada tanda-tanda Faida dan pasangannya akan mendaftar ke KPU.

Sebelumnya, bupati Jember, yang juga kandidat petahana, dr Faida sudah mengumumkan akan mendaftar ke KPU Jember pada Sabtu (22/02) kemarin. Berbagai persiapan sudah digelar kedua belah pihak, yakni KPU maupun tim sukses Faida.

Faida bahkan sempat menggelar konferensi pers di rumah pribadinya di Jalan Letjen Panjaitan, Jember. Faida membeber alasannya menggandeng pengusaha muda, Dwi Arya Nugraha Oktavianto atau yang akrab disapa Mas Vian (35).

"Saya menggandeng Mas Vian karena keluarga besar kami sudah akrab. Selain itu, Mas Vian sudah berjanji pada saya untuk tidak akan korupsi," ujar Faida.

Ratusan pendukung Faida dengan berbagai macam kendaraan, juga sudah bersiap akan mengarak keberangkatan Faida-Vian ke KPU pada Sabtu kemarin. Namun entah mengapa, tiba-tiba Faida-Vian batal menuju ke KPU. (mdk/bal)

Baca juga:
Maju Pilkada Solo, Pasangan Abah Ali-Gus Amak Serahkan Berkas ke KPU Solo
Daftar Jelang Penutupan, 'Djamas' Ditolak KPU Jember karena Syarat Kurang
Survei Bobby Nasution Tinggi, Gerindra Medan Realistis Incar Wakil Walikota
'Tembakan' Megawati Sengat Gibran dan Demokrat
Gibran: Bakal Calon Independen Buat Pilkada Solo Berjalan Dinamis dan Meriah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami