PKB ke Gerindra: Datang Belakangan, Dapat Jatah Belakangan

POLITIK | 15 Oktober 2019 12:07 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengeluarkan istilah makmum masbuq terkait restu Gerindra bergabung dengan koalisi pendukung Presiden Joko Widodo. Istilah bahasa Arab itu merujuk kepada jemaah salat yang datang telat. Cak Imin memberikan pernyataan tersebut usai bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menjelaskan istilah makmum masbuq tersebut. Kata dia, makmum yang datang belakangan tidak dapat baris solat di depan dan mengulang tindakan perilaku sebelumnya. Makmum itu juga tidak mendapatkan pahala sebesar yang solat di baris paling depan.

Mengambil analogi tersebut, Jazilul mengatakan, orang yang datang belakangan harusnya dapat jatah belakangan. Dia menyinggung Gerindra yang mendadak santer bakal bergabung dengan koalisi lingkaran Istana.

"Kalau dianalogikan dengan makmum masbuq ya seperti itu. Yang datang belakangan ya dapat jatah belakangan, ujar Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/10).

Jazilul berharap Jokowi mempertimbangkan partai-partai yang sejak awal dalam barisan pendukungnya. Supaya mendapatkan jatah menteri lebih dulu.

"Ya itu nanti dipertimbangkan Pak Jokowi. Mana makmum yang sudah datang duluan. Kalau di kita yang datang duluan baris pertama itu dapat unta," jelasnya.

Jazilul menegaskan, jatah menteri sebetulnya menjadi pertimbangan Jokowi. PKB tidak dalam posisi keberatan atau tidak. Hanya, dia hanya berharap pertimbangan presiden mendahului partai yang mendukungnya sejak awal.

"Kan ini perlu digarisbawahi ya, selama koalisi ini ada yang masuk dan keluar. Itu penting jadi catatan," ucapnya.

Baca juga:
Giliran Airlangga Hartarto bakal Ditemui Prabowo Subianto Sore Ini
VIDEO: Cak Imin Restui Gerindra Gabung Koalisi Jokowi
Prabowo Soal Gabung Koalisi Jokowi: Sudahlah Nanti Ada Waktunya
Bertemu Cak Imin, Prabowo Merasa Dekat dengan PKB dan NU
Restui Gerindra Gabung Koalisi, Cak Imin Beri Istilah Makmum Masbuq
Akrobat Elite Partai Jelang Pengumuman Kabinet Jokowi

(mdk/bal)