PKS Heran Yasonna Bentuk Tim Investigasi Kedatangan Harun dan Tim Hukum PDIP

POLITIK | 29 Januari 2020 15:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Komisi III Fraksi PKS Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, publik melihat bahwa Menkum HAM Yasonna Laoly ada konflik kepentingan karena membentuk tim hukum PDIP dalam kasus Harun Masiku. Apalagi jika alasan konflik kepentingan itu dipakai Yasonna untuk mencopot Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie.

"Namun di sisi lain, publik melihat bahwa Yasonna ikut serta dalam konpers saat mengumumkan tim advokasi di PDIP. Artinya pada kasus ini Yasonna dianggap memiliki konflik kepentingan. Meskipun beliau tidak masuk dalam tim advokasi, namun beliau yang membentuknya," ujar Aboe Bakar dalam keterangannya, Rabu (29/1).

Dia mengatakan, logika publik akan berpikir saat Menteri Hukum dan HAM Yasonna membentuk tim investigasi soal delay data kedatangan Harun ke Indonesia. Sementara Yasonna sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan HAM membentuk tim hukum partai.

"Pasti publik akan mempertanyakan kondisi ini, apa yang sebenarnya dicari oleh tim ini," ujar Aboe Bakar.

1 dari 1 halaman

Yasonna Disarankan Cuti

Dia menilai, lebih baik tim investigasi Kemenkum HAM ini tidak dibikin Yasonna. Dia malah menyarankan lebih baik Yasonna mengajukan cuti agar menghindari konflik kepentingan.

"Akan lebih baik jika tim ini bukan dibuat oleh Menkum HAM. Atau barangkali Menkum HAM memilih mengajukan cuti untuk menghindari konflik kepentingan," kata dia. (mdk/eko)

Baca juga:
YLBHI: Seharusnya yang Dicopot Menkum HAM Bukan Dirjen Imigrasi
Jokowi Soal Pencopotan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie: Tanyakan ke Menkum HAM
Ketua Komisi III DPR Dukung Pencopotan Ronny F Sompie Karena Bikin Kontroversi
ICW Sebut Pencopotan Dirjen Imigrasi Upaya Yasonna 'Cuci Tangan' dari Kasus Harun
Diminta Cabut Bebas Visa WN China, Yasonna Pikirkan Hubungan Diplomatik
Stafsus Sebut Yasonna Hanya Terima Laporan dari Bawahan Soal Harun Masiku

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.