PKS Merapat, Koalisi Demokrat di Pilkada Tangsel Tambah Gemuk

PKS Merapat, Koalisi Demokrat di Pilkada Tangsel Tambah Gemuk
POLITIK | 31 Mei 2020 19:26 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - PKS dipastikan akan bergabung dengan koalisi yang dibentuk partai Demokrat dalam pilkada Kota Tangsel. Bila jadi berkoalisi total ada 20 kursi, terdiri dari PKS 8 kursi, Demokrat 5 kursi, PKB 4 kursi, PAN 2 kursi, dan Hanura 1 kursi. Jumlah tersebut lebih dari cukup dari syarat minimal 10 kursi. Koalisi ini akan mengusung Siti Nur Azizah untuk menjadi calon walikota Tangsel.

Ketua Departemen Pemenangan Pilkada Wilayah Jabar dan Banten DPP PKS, Budi Prayogo mengatakan, hanya masalah waktu saja bagi PKS untuk masuk dalam gerbong Demokrat. Menurutnya komunikasi yang dibangun saat ini sudah cukup bagus.

"Saya kira koalisi dengan Demokrat satu hal yang sangat baik. Kita cukup intensif berkomunikasi dengan teman-teman Demokrat. Ini satu sinyal positif yang harus terus berkelanjutan. Termasuk untuk memasangkan ibu Azizah dengan pak Ruhammaben" katanya.

Budi menjelaskan, komposisi walikota dan wakil walikota akan dibicarakan lebih lanjut. Yang pasti Ruhammaben telah direkomendasikan DPP. Mengenai pasangannya, terkandung kondisi. Partainya siap jika harus menjadi Tangsel dua. Terpenting komunikasi dan penguatan di tingkat koalisi yang harus terus dilakukan.

"Ini yang sudah dibicarakan dengan teman-teman koalisi. Jika ini bisa berlanjut, teknisnya seperti apa nanti akan disampaikan" imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tangsel Mustofa menambahkan, sedari awal, partainya memang sudah membentuk poros dengan Demokrat. Jika saat ini sudah mengerucut koalisi dengan partai berlambang Mercy tersebut, itu hal yang biasa. Mengenai siapa yang dipasangkan, saat ini masih dalam pembicaraan. Yang pasti Ruhammaben sudah diberikan mandat untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Entah itu sebagai calon walikota ataupun wakil walikota.

"Kita tidak masalah semisal Pak Ruhammaben menjadi Tangsel dua, andaikan dipasangkan dengan ibu Azizah. Yang pasti kita menyorongan kader untuk menjadi bakal calon walikota atau wakil walikota" ujarnya.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari DPP. Namun, pusat biasanya mendengarkan pertimbangan dari daerah. Artinya bila memang usulan dari Tangsel sesuai aspirasi kader di bawah, tentunya pusat akan merekomendasi.

Sebelumnya, Siti Nur Azizah telah mendapatkan rekomendasi DPP Demokrat untuk maju dalam kontestasi di Kota Tangsel. Azizah mengklaim sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai. "Kita sudah bangun komunikasi dengan PKB, Hanura, PAN, PKS, bahkan sama PDIP. Insya Allah koalisi ini akan segera terbentuk. Doakan ya" ujarnya.

Jika koalisi yang dibentuk Demokrat terwujud, tentunya pilkada Tangsel bisa menyisakan tiga paslon. Yakni Benyamin Davnie-Pilar Saga Ihsan yang sudah diusung Golkar, Muhamad yang diusung PSI, ada kemungkinan PDIP merapat, serta Azizah dengan koalisi Demokratnya. Sedang Gerindra yang memiliki 8 kursi belum terlihat arah dukungannya. (mdk/bal)

Baca juga:
Usai Demokrat, Azizah Ma'ruf Didukung PKS, PKB, PAN dan Hanura di Pilkada Tangsel
Polemik Video ASN Pemkot Tangsel Bagikan Sembako Bersama Bakal Calon Wali Kota
Bawaslu Panggil Wali Kota Tangsel Karena Rotasi Pejabat Jelang Pilkada 2020
Jelang Pilkada Tangsel, Wali Kota Airin Lantik 62 Pejabat Baru
Sekda Muhammad Menang Konvensi Cawalkot Tangerang Selatan dari PSI
Putri Ma'ruf Amin Dinilai Butuh Demokrat Agar Diusung di Pilkada

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami