PKS Nilai Vonis Jokowi Bersalah Blokir Internet Papua Pelajaran untuk Demokrasi

PKS Nilai Vonis Jokowi Bersalah Blokir Internet Papua Pelajaran untuk Demokrasi
POLITIK | 3 Juni 2020 22:45 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta mengabulkan gugatan sejumlah LSM dan menjatuhkan vonis PTUN kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Kominfo Johnny G Plate atas kasus pemutusan internet di Papua 2019 lalu.

Melihat itu, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS, Sukamta mengatakan, hal itu menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah. Dia mengapresiasi putusan PTUN tersebut.

"Saya menyambut baik putusan ini. Kita semua, khususnya pemerintah, harus bisa lebih arif mengambil ini sebagai pelajaran penting dalam demokrasi," kata Sukamta, Rabu (3/6).

Wakil Ketua Fraksi PKS ini menambahkan, bahwa mengakses internet adalah bagian dari hak asasi manusia. Namun, jika bicara akses konten internet dan negara membatasi, tidak semua konten dapat diakses. Menurutnya, hal ini adalah hak asasi manusia, sesuai amanat UUD NRI Tahun 1945, maka pengaturannya harus dengan undang-undang. Untuk itulah UU ITE hadir.

Berdasar putusan PTUN Jakarta, Sukamta melanjutkan, yang dilakukan pemerintah di Papua waktu itu adalah melakukan pemutusan akses internet, bukan pemutusan akses terhadap konten internet tertentu. Ini tentu menyalahi amanat UU ITE Pasal 40.

"Bisa jadi ini juga akibat ketidakjelasan pemutusan akses atau pemblokiran tersebut. Pengaturan lebih lanjut soal pemblokiran diamanatkan oleh UU ITE Pasal 40 untuk diatur dalam Peraturan Pemerintah. Hingga kini, PP tersebut belum ada," ucapnya.

Sejak awal, lanjut dia, dirinya mendesak pemerintah agar PP soal pemutusan akses atau pemblokiran ini segera dibuat dan disahkan agar jelas konsepnya dan batas-batasnya. Dia bilang, tidak cukup hanya dengan peraturan setingkat Peraturan Menteri supaya pemblokiran tidak dilakukan secara liar dan subjektif.

"Putusan ini juga menjadi pelajaran penting bagi pemerintah agar jangan suka melanggar aturan. Jika pemerintahnya saja suka melanggar aturan, bagaimana dengan rakyatnya," ujar Sukamta.

Baca Selanjutnya: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tata...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami