PKS Silaturahim ke Sekretariat PGI

POLITIK | 11 Desember 2019 18:41 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan silaturahim ke Sekretariat Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (11/12). Hal ini dilakukan dalam rangkaian silahturahmi kebangsaan.

Kunjungan langsung dipimpin oleh Presiden PKS Sohibul Iman. Turut hadir Al Muzzammil Yusuf mendampingi.

"Nah dalam kunjungan silaturahim ini kami ingin saling mengenal. Jadi PKS ingin mengenal lebih jauh ke PGI. Dan kami PKS juga ingin memperkenalkan lebih jauh tentang PKS," tutur Sohibul di Sekretariat PGI, Rabu (11/12).

Sohibul menegaskan, saat ini diperlukan sinergi antar elemen bangsa Indonesia.

"Kami sama-sama sepakat bahwa kita punya kewajiban untuk terus membangun Indonesia dengan lebih baik, dengan memanfaatkan menyinergikan ya keberagaman yang kita miliki. Baik keberagaman suku bangsa maupun keberagaman agama," ujar Sohibul.

1 dari 1 halaman

Hubungan Antarumat Memburuk

Sohibul Iman juga menjelaskan bahwa umat beragama di Indonesia sebetulnya sudah memiliki hubungan yang sangat baik dan itu menjadi modal sosial yang besar. Sohibul juga menuturkan bahwa kemerdekaan Indonesia terjadi karena adanya sinergi antar umat beragama.

"Tetapi, belakangan kami menyadari bahwa ada semacam erosi modal sosial, dan ini disebabkan oleh banyak faktor. Saya kira salah satu faktornya adalah karena semakin langkanya kami menjalin komunikasi," tambah Sohibul.

Sohibul juga menyampaikan bahwa PKS dan PGI sepakat komunikasi ini harus dilanjutkan. Apabila antar elemen bangsa ini tidak banyak berkomunikasi maka akan muncul imajinasi negatif di masyarakat.

"Nah untuk mereduksi imajinasi dan prejudis-prejudis itu maka kami sepakat perlu ada komunikasi dan ini adalah komunikasi awal dan diharapkan nanti ada komunikasi-komunikasi lanjutan," kata Sohibul.

Selain Sohibul Iman, ada pula politikus PKS Netty Prasetya Rini, dan Sekjen PKS Mustafa Kamal. Sedangkan dari pihak PGI dihadiri oleh Ketua Umum PGI, Pendeta Henriette Tabita Hutabarat dan Sekretaris Umum PGI Pendeta Gomar Gultom.

Reporter Magang: Bagus Kusumo Sejati (mdk/rnd)

Baca juga:
PDIP, PKS dan PKB Tegaskan Tak Usung Eks Koruptor di Pilkada
PKS Setuju Badan Antikorupsi Masuk UUD 1945
Pengaruhi Citra Partai, PKS Tak Usung Mantan Napi Korupsi
PKS Nilai Alasan Kemanusiaan di Grasi Annas Maamun Subjektivitas Jokowi
Sibuk Konsolidasi, Demokrat Belum Tahu Kapan Bertemu PKS
Presiden PKS: Tak Fair Menilai Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin yang Baru Dilantik

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.