PKS sudah menanti-nanti pertemuan dengan SBY bahas strategi tantang Presiden Jokowi

POLITIK | 28 Juli 2018 11:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana melakukan safari politiknya menjelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden. Usai menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PAN Zulkifli Hasan, SBY dalam waktu dekat berencana menemui Presiden PKS Sohibul Iman.

Hal ini juga dibenarkan oleh Direktur Pencapresan DPP PKS Suhud Aliyudin. Menurut Suhud, pertemuan Presiden PKS dengan SBY akan dilakukan pada Senin 30 Juli 2018 mendatang. Namun, Suhud mengaku partainya ingin pertemuan dengan SBY berlangsung berbeda.

"Kami Insha Allah akan bertemu dengan pak SBY hari Senin malam. Mungkin berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kami meminta kepada pak SBY, kami yang jadi tuan rumah," kata Suhud dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7).

"Kami yang menjamu lah sekarang. Kami yang menerima," sambung Suhud.

Menurut Suhud, partainya sudah lama merencanakan pertemuan dengan SBY. Dia pun berharap pertemuan partainya dengan SBY mampu membangun komunikasi politik untuk koalisi. "Ini sebagai perluasan dukungan bagi oposisi yang akan menantang pak Jokowi," tutur Suhud.

Suhud menambahkan, pihaknya siap mencarikan tempat yang netral untuk bertemu dengan Presiden RI ke-6 itu. "Mungkin nanti kami cari tempat yang netral. Bukan di DPP PKS tentunya," ucap dia.

Reporter: Hanz Salim

Sumber: Liputan6 (mdk/bim)

Baca juga:
Mantan gubernur Jawa Barat ini siap menjadi cawapres
Sohibul Iman soal eks napi korupsi daftar caleg PKS: Kami Kecolongan, akan diganti
Presiden PKS bertemu SBY Senin depan
PKS soal Prabowo siap dukung orang lain maju Pilpres: Luar biasa, itu negarawan!
Rizieq Syihab usul koalisi umat usung capres-cawapres nasionalis dan religius
Sandiaga Uno yakin tak sulit satukan Demokrat dan PKS
Soal bom molotov, Mardani PKS diperiksa di Polsek Pondok Gede

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.