PKS Sukses di Jabar, Aher Tak Khawatir dengan Kelahiran Gelora

POLITIK | 15 November 2019 02:29 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak terganggu dengan keberadaan Partai Gelora yang dibentuk oleh sejumlah mantan kadernya. Meski demikian, mereka fokus menguatkan segmen pemilih menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Anggota Majelis Syuro PKS, Ahmad Heryawan mengaku pembentukan Partai Gelora adalah hak masyarakat dalam berserikat. Dari aspek kepartaian, kedua belah pihak memiliki segmen pemilih yang berbeda.

"Kader PKS masih solid. Mungkin Gelora akan mengambil segmen yang lain. Segmen PKS (yang agamis) akan terus dibina dan diperkuat. Apalagi, sebentar lagi akan ada Pilkada," kata pria yang pernah menjabat Gubernur Jawa Barat itu di Bandung, Kamis (14/11).

Ahmad Heryawan mengklaim partainya sedang disukai publik lintas agama, etnis dan profesi. Karena itu, ia percaya diri perolehan dalam pesta demokrasi akan optimal. Indikator tren positif itu diambil dari perolehan saat pemilihan legislatif (Pileg) di Jawa Barat.

"Fakta sudah menunjukkan PKS mendapatkan peningkatan signifikan. Contohnya, dari sisi anggota DPRD Jabar dari 12 kursi menjadi 21 kursi, itu kan hampir 100 persen kenaikannya. Maka saya optimis partai kami akan sukses di penyelenggaraan Pilkada serentak," kata dia.

1 dari 1 halaman

Fokus Pilkada Serentak

Momentum ini harus dimanfaatkan dengan cara memajukan kader untuk berkompetisi, baik untuk kursi kepala daerah maupun wakil kepala daerah di Kabupaten/Kota. Selain itu, komunikasi dengan partai lain harus dimulai oleh para pengurus di wilayah yang melangsungkan Pilkada.

Semua pengurus dibebaskan dalam meramu koalisi. Mereka harus terbuka dan jangan terpengaruh dengan dinamika politik di tingkat pusat. Artinya, PKS dalam Pilkada bisa bekerjasama dengan PDIP, Golkar, NasDem atau partai yang sudah memiliki kedekatan seperti Gerindra.

Disinggung mengenai kriteria calon yang akan diusung, selain harus kader, Ahmad Heryawan pun berharap banyak anak muda yang berani maju. Anak muda ini masih memiliki kesempatan untuk meningkatkan elektoral selama setahun terakhir.

"Anak muda nampaknya di berbagai tempat banyak disukai. Mereka yang masih muda ada waktu setahun menampakkan diri kepada masyarakat," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Presiden PKS: Kita Saksikan Ada Dalam Koalisi Tapi Diam-Diaman
PKS Ajak PAN dan Demokrat Jadi Oposisi Pemerintahan Jokowi
Anis Matta Dirikan Partai Gelora, Ini Reaksi Presiden PKS
Perkuat Kubu Oposisi, PKS akan Buka Komunikasi dengan PAN, Demokrat & Berkarya
Presiden PKS: Hanya dengan Mega dan Puan Saya Tidak Cipika-Cipiki