PKS Tak Masalah Dukung Calon Kepala Daerah Nonmuslim di Pilkada 2020

POLITIK | 5 Desember 2019 13:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka lebar untuk mendukung calon kepala daerah non-muslim di Pilkada 2020. Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman menyatakan, tidak ada masalah mendukung calon beragama non-muslim.

"Sangat mungkin, kan PKS sudah dari sejak awal anda lihat di Papua contoh paling nyata, Pak Lukas Enembe itu adalah bupati dan gubernur yang sejak bupati 2 periode didukung PKS. Tidak ada masalah," kata Sohibul di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (5/12).

Menurut Sohibul, keputusan untuk mendukung seseorang diserahkan pada DPW masing-masing, dengan melihat kondisi kebatinan setiap wilayah yang tentu berbeda-beda.

"Tadi saya katakan sesuai dengan kondisi kebatinan di daerah itu," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Koalisi dengan Partai Manapun

Sohibul menyatakan DPP PKS mempersilakan setiap DPW berkoalisi dengan partai mana pun. Termasuk partai oposisi pada Pilkada 2020 mendatang.

PKS menurut Sohibul, ingin Pilkada daerah menjadi penyatu ketegangan antar partai di tingkat pusat.

"Kita menginginkan bahwa Pilkada ini menjadi ajang relaksasi ketegangan-ketegangan pusatnya. Jadi dengan koalisi dengan partai manapun, misalnya dengan pusat masih belum ketemu, sulit mendapat kesepahaman, di daerah itu sudah memperoleh kesepahaman. Targetnya sudah jelas, format koalisinya juga sudah kita berikan," ia menandaskan.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
PKS Soal Menantu Jokowi Maju Pilwalkot Medan: Jangan Kembangkan Politik Dinasti
PKS Soal Majelis Taklim Wajib Terdaftar: Pemerintah Terjebak Masa Lalu
Sohibul Iman: PKS Bisa Tolak Empat Cawagub dari Gerindra
Rapat Tertutup, Muhammadiyah dan PKS Bahas Kebangsaan
Di Rakornas, Fraksi PKS Mengaku Usulkan UU Perlindungan Ulama dan Tokoh Agama
Targetkan 150 Kursi DPR di 2024, PKS Anjurkan Kadernya Puasa Senin-Kamis

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.