Polemik Pelantikan Bupati Talaud Terus Bergulir

POLITIK | 15 Oktober 2019 23:15 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Elly Engelbert Lasut-Moktar Arunde Parapaga unggul dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud pada Pilkada serentak, Agustus 2018 lalu. Namun hingga setahun berlalu, keduanya belum juga dilantik.

Dalam agenda, pasangan Elly-Moktar yang diusung oleh Partai Nasdem, PKPI, dan Partai Gerindra ini akan dilantik 21 Juli 2019 jika merunut pada akhir masa jabatan Bupati Talaud sebelumnya yakni Sri Wahyumi Manalip. Tetapi, ada dugaan Pemprov Sulut keberatan melantik pasangan Elly-Moktar karena salah satunya masa jabatan Elly Lasut sebagai bupati.

Sementara itu, Moktar meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk segera melantiknya.

"Kami mohon secepat mungkin, bulan Oktober ini Bapak Mendagri Tjahjo Kumolo bisa melantik. Hari apapun, jam berapapun. Kalau bisa sebelum pelantikan Presiden. Karena kami hasil Pilkada serentak 2018 yang sah," kata Moktar, Selasa (15/10).

Mantan Ketua DPRD Talaud sekaligus Ketua Tim Pemenangan pasangan itu, Engel Tatibi mengatakan belum dilantiknya bupati dan wabup Talaud terpilih merupakan pekerjaan rumah pemerintah yang belum terselesaikan.

"Saya sebagai tokoh masyarakat meminta kepada Bapak Presiden maupun Mendagri supaya segera mengambil langkah untuk melantik bupati dan wabup Talaud yang terpilih hasil dari Pilkada Serentak 2018 tanggal 27 Juni 2018," katanya.

Jika Mendagri tidak mau melantik, pihaknya memohon Presiden bisa melantik bupati dan wabup Talaud terpilih di Istana Negara, karena ini menyangkut daerah perbatasan. Karena, kata dia, Presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan dapat melantik bupati dan wabup serta wali kota dan wakil wali kota sebagaimana UU 10/2016 tentang Pilkada, Pasal 164B.

"Kami yakin Bapak Jokowi sangat memerhatikan rakyat kecil, apalagi daerah perbatasan yang perlu diayomi dan dilindungi," katanya.

Sejak Bupati Talaud periode lalu ditangkap KPK, jabatan Bupati Talaud dipegang oleh Adolf Binilang sebagai Pelaksana Harian (Plh). Adolf adalah Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekda) Talaud.

Baca juga:
Bupati Kepulauan Talaud Tidak Mau Tas Hermes Miliknya Kembaran dengan Pejabat Lain
KPK Tangkap 6 Orang di Jakarta dan Talaud serta Sita Arloji Rolex
Kena OTT KPK, Bupati Kepulauan Talaud Punya Kekayaan Berlimpah
Foto-Foto Bak Model Bupati Kepulauan Talaud yang Ditangkap KPK
Bupati Talaud Ditangkap KPK, Ini Sikap Hanura
KPK Tangkap Bupati Talaud Terkait Pengadaan Proyek

(mdk/ded)