Polemik Surah Al Maidah terus gerus elektabilitas Ahok jadi 27,5 %

Polemik Surah Al Maidah terus gerus elektabilitas Ahok jadi 27,5 %
Serah terima Plt Gubernur DKI. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
POLITIK | 30 Oktober 2016 13:42 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Hasil survei Kedai Kopi, elektabilitas calon gubernur Basuki T Purnama turun hingga 27,5 persen. Sementara elektabilitas Anies Baswedan 23,9 persen dan Agus Harimurti Yudhoyono 21 persen.

Survei bertajuk 'Survei Opini Publik Kata Publik tentang Cagub dan Cawagub Jakarta' dilakukan 19-24 Oktober 2016. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error 4. Ada sebanyak 694 responden dari 78 kelurahan di 6 wilayah DKI Jakarta.

"Elektabilitas petahana memang turun hingga di bawah30 persen. Namun, angka ini tidak pindah ke dua paslon lain, tetapi berpindah ke swing voters menjadi 27,5 persen," kata Founder Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio di Kedai Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (30/10).

Hendri menuturkan angka 27,5 persen swing voters itu meningkat setelah peristiwa Ahok di Pulau Seribu yang dinilai melecehkan agama. Sebelum peristiwa itu elektabilitas Ahok di survei Kedai Kopi pada September 2016 diangka 39 persen.

"Survei ini dilakukan pada 19-24 Oktober 2016 sebelum pengundian nomor urut. Kebetulan saat itu usai kejadian di Pulau Seribu," ujar Hendri.

Dalam survei ini, dari 694 responden di enam wilayah DKI Jakarta menilai penantang berpeluang mengalahkan petahana. Setidaknya ada 67,7 persen responden meyakini petahana dapat dikalahkan oleh calon lain.

"Menariknya, saat responden ditanya siapa yang bisa mengalahkan petahana sebanyak 40,60 persen oleh Anies Baswedan. Angka ini sangat tipis dengan Agus Harimurti Yudhoyono 40,10 persen. Sangat tipis perbedaannya," tutur Hendri. (mdk/ian)

Baca juga:

Lewat women power, para 'Gadis' ini serukan gerakan coblos Ahok

Deklarasi relawan, Ahok jadi rebutan para 'Gadis'

Geramnya FPI pada Ahok sampai mengadu ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah

FPI sebut program berantas tikus modus politik uang Ahok-Djarot

Taufik ngaku lebih nyaman dengan Sumarsono ketimbang Ahok

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami