Politisi Golkar Sebut Anak Muda Di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Terobosan Menarik

POLITIK | 6 Juli 2019 12:32 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo memberi sinyal terdapat kaum muda menjabat sebagai menteri dalam kabinet kerja di masa pemerintahannya yang kedua. Gagasan tersebut disebut sebagai terobosan menarik.

Politisi Golkar Meutya Hafid mengatakan keterlibatan anak muda di pusaran pemerintahan sangat dinantikan mengingat tantangan global di masa depan, dengan catatan untuk melibatkan anak muda dalam pemerintahan harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusianya.

"Saya rasa itu ide menarik. Setelah membangun infrastruktur maka tentu ada peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Meutya, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7).

Wanita yang pernah berprofesi sebagai jurnalis itu menilai anak muda saat ini mulai awas dan peduli dengan pemerintahan, ditandai dengan keterlibatan mereka dalam isu-isu politik, serta persentase jumlah anak muda yang ikut memilih dalam kontestasi pemilu 2019.

Kendati keterlibatan anak muda di dunia pemerintahan mulai terlihat secara signifikan, ia mengingatkan istilah muda tidak hanya menyasar usia melainkan gagasan.

"Kemarin saja pemilu 40 persen anak mudah ikut memilih. Tapi yang jelas ini bukan hanya usianya saja muda tapi jiwanya yang muda," ujar Meutya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Klaim Sudah Kerja Keras Menangkan Jokowi, OSO Kirim Sinyal Minta Kursi Menteri?
PKB Yakin Jokowi Bakal Jatah Menteri Secara Proporsional Untuk Partai Koalisi
PKB Tegaskan Kursi Pimpinan MPR Tertutup Untuk Oposisi
Kadir Karding Minta Jatah Menteri NU dan PKB Dipisah
Ma'ruf Amin Sebut Jumlah Menteri Disesuaikan dengan Seluruh Partai Koalisi
Soal Jatah Menteri, Cak Imin Sebut PKB Sodorkan Nama dari Kader & Non-Kader

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.