Politisi PAN puji kinerja Presiden Jokowi: Perlu dilanjutkan

POLITIK | 6 Juni 2018 18:03 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Krishna Hasibuan memuji berbagai capaian yang diraih oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla selama 4 tahun. Khususnya dalam bidang ekonomi serta infrastruktur.

Dia menjelaskan empat tahun kepemimpinan Jokowi dan JK tidak cukup. Hal tersebut disampaikan Bara didepan para peserta diskusi serta dihadiri Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.

"Bukan hanya secara simbolis tapi juga secara komitmen beliau tunjukan dalam banyak hasil memang ini memerlukan kelanjutan 4 tahun, perlu dilanjutkan," kata Bara dalam diskusi Indonesiasentris Fakta atau Hoax di Gedung Patra Jasa Office Tower, Jakarta Selatan, Rabu (6/6).

Dia menilai Jokowi selalu berfikir cepat. Dan memikirkan masyarakat. Salah satunya kata dia merasakan di wilayahnya yaitu Sulawesi Utara.

"Apakah itu bandara sebelumnya mungkin dan mandet dan stuck ada regulasi dan Jokowi mendukung secara cepat. Kelebihan pak Jokowi memang saya lihat selalu berfikir out of the box," sambung Bara.

Dalam dua tahun, kata Bara Jokowi bisa mewujud beberapa infstruktur. Serta membangun percepatan di Indonesia.

"Dalam waktu dua tahun sudah terwujud. Dan itu membedakan dengan presiden sebelumnya dan khususnya dalam membangun secara cepat dan mendorong diciptakan. Jadi memang soal regulasi atau masalah lainnya tidak menjadi masalah," ungkap Bara.

Dia mengaku merasakan semua kinerja Jokowi dan JK. Secara geografis. Maupun dalam perpolitikan di DPR.

"Saya mewakili di Indonesia timur. Hasil kongkrit ada profinsi kita jalan tol bitung baru pemerintah pak jokowi pembangunan. Di bangun infstruktur ini, kualitas ini bisa ditingkatkan. Harus kita dukung terus," papar Bara.

Kemudian Bara pun tidak menutup kemungkinan partainya akan mendukung Joko Widodo untuk maju di Pilpres 2019. Partainya juga kata dia masih membahas apakah memeberikan dukungan kembali kepada Jokowi.

"Ya itu kan segala kemungkinan bisa kita bahas, tentu kemungkinan dukung kembali, karena kita ada di koalis pemerintahan sekarang. Kemungkinan dukung Jokowi tentu tetap terbuka gitu," pungkas Bara.

Baca juga:
Mengenal sosok Chairul Tanjung, namanya mendadak diperbincangkan jadi cawapres
Punya AHY, Demokrat dinilai takkan usung Gatot Nurmantyo
Jelang Pemilu 2019, AHY minta doa untuk Demokrat
Koalisi Jokowi anggap lagu 2019 ganti presiden sebagai lucu-lucuan
Jokowi sudah punya gambaran jelas sosok cawapres
Chairul Tanjung jago ekonomi, PDIP sebut tahun depan Jokowi bangun SDM

(mdk/ded)