PPP Tak Mau Pertemuan Jokowi-Prabowo Dianggap Sebagai Upaya Lobi

POLITIK | 28 Mei 2019 18:48 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebut perlu ada pertemuan pendahuluan dari tokoh di sekeliling capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto sebelum keduanya benar-benar bertemu. Arsul menyambut baik bila keduanya bertemu untuk mendinginkan suasana politik.

"Saya kira ini kan pertemuan dua tokoh penting, tokoh sentral sebagai capres. tentu sebagaimana juga pertemuan tingkat tinggi dimanapun itu kan perlu didahului oleh pertemuan pendahuluan baik oleh para tokoh yang ada di sekitar beliau," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5).

Menurutnya, Jokowi membuka pintu lebar untuk Prabowo jika ingin bertemu. Arsul pun ingin pertemuan antara Jokowi dan Prabowo berjalan produktif yang dimulai dari pra-pertemuan para elit pendukung masing-masing.

"Wajar saja (pra-pertemuan) supaya ketika kedua beliau itu bertemu benar benar produktif. Dalam arti apa? kalau masih ada perbedaan, ya perbedaannya kemudian tidak terlalu besar," tuturnya.

Menurut Wakil Ketua TKN itu, pertemuan keduanya tak bisa disimplifikasi sebagai bentuk lobi dari kejadian Pilpres selama ini.

"Jadi enggak boleh kita simplifikasi, apalagi kita prasangkai mau ketemu, ketemu aja tapi jangan bawa tawaran ini itu lobi, enggak boleh gitu juga," tandasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Bertemu, Wiranto, Kapolri dan Panglima, Mahfud Dorong Rekonsiliasi Politik
Deretan Parpol yang Terang-terangan Minta Kursi Menteri pada Jokowi
Ingatkan SBY Jangan Baper, Fadli Zon Bilang 'Saya Tiap Hari Dibully'
Kubu Jokowi Terkaget-kaget Baca Dalil Gugatan Prabowo-Sandi di MK
Bawaslu Bali Berikan Santunan ke Keluarga Pengawas Pemilu yang Meninggal
PPP: Jokowi Belum Ajak Bicara Pimpinan Parpol Bahas Menteri
Sekjen PPP: Jokowi Minta Masukan Politik kepada AHY dan Zulkifli Hasan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.