PPP Tolak RUU Ketahanan Keluarga karena Aktivitas Istri Dibatasi

PPP Tolak RUU Ketahanan Keluarga karena Aktivitas Istri Dibatasi
POLITIK | 21 Februari 2020 16:15 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi mengatakan, Fraksi PPP DPR menolak RUU Ketahanan Keluarga. Sebab, menuai reaksi pro dan kontra di pelbagai pihak, termasuk fraksi-fraksi di DPR. Salah satu yang ditolak PPP adalah mengenai pembatasan kewajiban istri.

"Kami dari F-PPP menolak, apakah menolak keseluruhannya, belum tentu. Kami akan mengkaji secara mendalam di tingkat panja, silakan fraksi-fraksi bersikap, menyampaikan pandangan-pandangannya secara resmi," ujar Baidowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2).

Wakil Ketua Badan Legislasi itu mengatakan, saat ini RUU Ketahanan Keluarga masih harmonisasi oleh Panja di Baleg. Dia tidak yakin akan diteruskan karena banyak penolakan.

"Tetapi kalau diteruskan semuanya, sepertinya tidak akan terjadi. Karena sudah menimbulkan penolakan-penolakan," ucapnya.

Baidowi bahkan kaget ada fraksi yang tidak mengetahui anggotanya menjadi pengusul. Yaitu Golkar yang kecolongan anggotanya Endang Maria menjadi pengusul.

"Bahkan ada beberapa fraksi yang tidak mengetahui anggotanya menjadi pengusul. Lah itu sebenarnya menurut kami apologi aja, karena fraksi-fraksi sudah memberikan persetujuan ketika penyusunan prolegnas prioritas," ucapnya.

Dia sebetulnya tak heran RUU itu bisa lolos ke Prolegnas prioritas 2020. Karena saat diserahkan berupa judul dan naskah akademik saja. Belum sampai diserahkan drafnya. Baidowi juga mengatakan, para pengusul RUU ini ngotot untuk masuk Prolegnas.

"Karena draf RUU-nya baru disampaikan para pengusul pada saat kemudian, diantaranya misal para pengusul RUU itu menganggap perlu bahwa saat ini waktunya merepresentasikan ke Baleg," kata Wasekjen PPP itu. (mdk/gil)

Baca juga:
NasDem Soal RUU Ketahanan Keluarga: Persoalan Privat Tidak Perlu Diatur Negara
Fraksi Gerindra akan Panggil Kader Pengusul RUU Ketahanan Keluarga
Politisi Golkar Endang Menarik Diri Sebagai Pengusul RUU Ketahanan Keluarga
Pengusul RUU Ketahanan Keluarga: Kalau Istri Kerja, Anak Tidak Ada yang Mengasuh
DPR Janji Dengar Aspirasi Rakyat Terkait RUU Ketahanan Keluarga
Pemerintah akan Bahas RUU Ketahanan Keluarga dengan DPR
Jika Banyak Penolakan, Baleg Tak Lanjutkan Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami