Prabowo Bentuk Tim Investigasi Lacak Dugaan Korupsi di Asabri

POLITIK | 20 Januari 2020 17:38 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan korupsi di PT Asabri. Perusahaan asuransi bagi prajurit TNI dan Polri itu dilaporkan modalnya turun Rp 17,6 triliun dalam satu tahun.

"Asabri sudah kami bentuk tim investigasi," ujar Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1).

Prabowo mengatakan, kasus PT Asabri ini sudah ditindak penegak hukum. Dia juga mengatakan, tim investigasi ini sudah berjalan.

"Saya kira penegak hukum juga sudah bertindak. Kami akan tegakkan hukum," kata Ketua Umum Gerindra ini.

1 dari 2 halaman

Diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengusulkan pimpinan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri (Persero) diisi oleh profesional non prajurit. Hal ini sekaligus mematahkan jika Asabri hanya bisa diisi oleh tentara.

Staf Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, usulan Luhut bisa saja dilakukan. Sebab, Asabri merupakan perusahaan berjenis tbk.

Hanya saja hal itu perlu dibahas dengan para pemegang saham dan kementerian teknis terkait. Dalam hal ini Arya menyebut Kementerian Pertahanan.

Peran Prabowo Subianto sebagai menteri sangat berpengaruh besar karena berada di bawah Kementerian Pertahanan.

"Jadi akan sangat mempertimbangkan Pak Prabowo juga," kata Arya di Upnormal Coffe, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (19/1).

2 dari 2 halaman

Arya menyebut dugaan penyelewengan dana di Asabri saat ini tengah diproses lintas kementerian. Penanganannya pun tidak sama dengan masalah asuransi lainnya. Sebab PT Asabri tidak bisa dibantu dengan mendatangkan investor.

"Tidak ada investor bisa masuk (ke Asabri) karena dana sosial, itu lagi ditanggulangi," ujarnya.

Meski begitu, Arya memastikan pencairan dana Asabri tidak akan berpengaruh. Berbagai klaim yang diajukan dibayarkan. "Klaim-klaim bisa dibayarkan, kapan pun," ujarnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Dahlan Iskan: Asabri Lebih Bisa Diselamatkan Dibanding Jiwasraya
Perombakan Direksi Asabri Perlu Restu Prabowo Subianto
Investasi Turun, Taspen Masuk Pengawasan Ombudsman
Menko Polhukam Minta Penurunan Modal Asabri Rp17,6 T Diusut Tuntas
Kapolri Perintahkan Kabareskrim Bentuk Tim Gabungan Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Terkait Indikasi Dugaan Korupsi Asabri, KPK Tunggu Audit BPK

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.